Mahfud MD Komitmen Dorong Kemajuan Pesantren dengan Bangun Universitas
JAKARTA, iNews.id - Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 3, Mahfud MD, berkomitmen untuk mendorong kemajuan pondok pesantren (ponpes). Salah satu caranya adalah dengan membangun universitas.
Hal itu diungkapkan Mahfud saat bersilaturahmi ke Ponpes Darussalam Blokagung, Karangdoro, Kecamatan Tegalsari, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Rabu (10/1/2024).
"Kami berharap semua pesantren yang sudah mampu dapat mendirikan universitas-universitas yang maju, seperti universitas Al Azhar yang sekarang usianya lebih dari seribu tahun di Kairo yang dulu didirikan oleh Halaqoh keagamaan. Nah, itu kita ikuti di sini," ujar Mahfud.
Mahfud datang mengenakan batik cokelat keemasan serta peci dan celana hitam, sangat senang ketika Ponpes Darussalam Blokagung telah memiliki universitas. Kehadirannya disambut baik oleh KH Ahmad Hisyam Syafa'at, pengasuh ponpes, dan KH Muhammad Hasyim Syafa'at, serta ribuan warga ponpes.
Mahfud MD Kenang Hidup Pas-pasan Semasa Sekolah di Yogya, Tidur di Kuburan China
"Kira-kira dua atau tiga bulan lalu, saya ke sini untuk wisuda dan Alhamdulillah sekarang ponpes Darussalam ini memiliki universitas Darussalam. Insya Allah nanti politeknik yang sedang diusulkan ponpes ini akan segera bisa diperoleh," ungkapnya.
Mahfud mengatakan, selama dua bulan terakhir, dirinya telah turut mengantarkan dua universitas baru di Indonesia yang dibangun pondok pesantren. Ia mengaku sangat gembira dengan pencapaian tersebut.
"Dalam dua bulan terakhir ini, saya ikut mengantarkan dua universitas baru, pertama di ponpes Darussalam, yaitu Universitas Darussalam. Lalu, dua Minggu yang lalu, Universitas Annuqayah di ponpes Annuqoyah, Sumenep," ujarnya.
Pria berusia 66 tahun itu berpendapat bahwa pendidikan ponpes sangat penting. Sebab, ponpes kini tidak hanya mengajarkan ilmu agama, lebih jauh dari itu juga mengajarkan ilmu pengetahuan secara umum.
"Pesantren sangat penting karena dulu pesantren itu di Indonesia orientasinya pada fikih ibadah, tasawuh, akhlak. Orientasi dulu, jauh dari fikih siasah atau politik. Maka sekarang pesantren mendirikan universitas-universitas agar fikih politik tentang pengelolaan dapat dipelajari," kata Mahfud.
Dalam kesempatan itu, Mahfud MD juga bertegur sapa dengan para santri. Ia memberikan semangat, agar para santri terus maju dan menjadi penerus bangsa ini.
Editor: Muhammad Fida Ul Haq