Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Mahfud MD Tegaskan Pandji Tak Bisa Dihukum gegara Singgung Gibran: Tenang, Nanti Saya Bela
Advertisement . Scroll to see content

Mahfud MD Pastikan Pengukuran Tanah di Desa Wadas Tetap Dilanjutkan

Rabu, 09 Februari 2022 - 17:24:00 WIB
Mahfud MD Pastikan Pengukuran Tanah di Desa Wadas Tetap Dilanjutkan
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD. (Foto dok Kemenko Polhukam).
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Menko Polhukam Mahfud MD memastikan pengukuran tanah di Desa Wadas, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah tetap dilanjutkan. Aparat akan mendampingi dengan pendekatan persuasif.

"Kegiatan pengukuran tanah oleh Kanwil BPN tetap dilanjutkan dengan pendampingan pengamanan terkukur, pendekatan persuasif dan dialogis," kata Mahfud MD dalam konferensi pers, Rabu (9/2/2022).

Sebelumnya, pengerahan aparat kepolisian berdasarkan permintaan dari tim BPN dan Dinas Pertanian untuk membantu pengamanan selama proses pengukuran lahan.

Penerjunan personel dilakukan berdasarkan Surat Kementerian Pupr No: UM 0401.ag.3.4./45 tertanggal 3 Februari 2022 tentang permohonan pelaksanaan pengukuran di Desa Wadas dan surat dari Kementerian ATR/BPN Kabupaten Purworejo No: AT.02.02/344-33.06/ii/2022 tertanggal 4 Februari 2022. 

Menurut Mahfud, proses pengamanan pengukuran tanah memang sempat terjadi gesekan karena dampak kerumunan masyarakat. Pasalnya terjadi pro kontra di masyarakat terhadap pembangunan tambang.

"Proses pengamanan kemarin sempat terjadi gesekan di lapangan tetapi gesekan dampak kerumunan masyarakat sendiri yang terlibat pro kontra rencana pembangunan. Polri hanya melakukan langkah-langkah pengamanan dalam gesekan antar warga," katanya.

Dalam pembangunan tambang, kata dia telah berkoordinasi Komnas HAM. Namun dua kelompok masyarakat saling intimidasi.

"Rencana penambangan selama ini sudah dikoordinasikan serta menyertakan Komnas HAM. Memang terjadi saling intimidasi di masyarakat dua kelompok," katanya.

Editor: Faieq Hidayat

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut