Melihat Gaya Prabowo Ucapkan Selamat ke Jokowi usai Putusan MK

Ilma De Sabrini ยท Sabtu, 29 Juni 2019 - 15:59 WIB
Melihat Gaya Prabowo Ucapkan Selamat ke Jokowi usai Putusan MK

Wakil Ketua Bidang Advokasi Partai Gerindra Hendarsam Marantoko saat mendampingi Ahmad Dhani. (Foto: Okezone)

JAKARTA, iNews.id - Banyak pihak bertanya-tanya mengapa calon presiden (capres) nomor urut 02 Prabowo Subianto tidak memberikan selamat kepada lawan politiknya Presiden Joko Widodo (Jokowi). Pertanyaan itu mengemuka usai Mahkamah Konstitusi (MK) menolak seluruh permohonan beserta dalil Tim Hukum Prabowo-Sandi terkait perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) Pilpres 2019.

Padahal, tidak berselang lama, Prabowo merespons dengan menyatakan menghormati putusan MK. Namun, dalam pernyataan sikap di hadapan partai politik (parpol) pendukungnya itu, tidak terselip ucapan selamat kepada Jokowi dan KH Ma'ruf Amin.

Terkait hal itu, Wakil Ketua Bidang Advokasi Partai Gerindra Hendarsam Marantoko memiliki jawabannya. Dia mengatakan, pernyataan Prabowo Subianto yang menyebut menghargai putusan MK bermakna luas, di dalamnya termasuk menerima dan mengucapkan selamat.

"Pernyataan Pak Prabowo yang mengatakan menghormati putusan MK, itu hanya pilihan kata. Itu 'style' Pak Prabowo, yang lebih untuk menaungi seluruh pendukungnya," kata Hendarsam di diskusi Polemik MNC Trijaya dengan tajuk "Peta Politik Pasca Putusan MK" di d'consulate, Jakarta Pusat, Sabtu (29/6/2019).

Dari pernyataan Prabowo tersebut, dia menambahkan, juga terkandung makna dapat menerima hasil pemilu serta mengucapkan selamat kepada Jokowi sebagai presiden terpilih.

Mengenai tidak adanya pernyataan tegas berupa ucapan selamat ke Jokowi, Hendarsam mengaku begitulah gaya Prabowo. Dia menyebutkan, gaya berbicara seseorang tidak bisa dipaksakan ke orang lain.

"Jangan memaksa-maksa Pak Prabowo, karena itulah gayanya. Namun tidak perlu khawatir, karena waktunya membangun komunikasi politik hingga pelantikan presiden dan wakil presiden pada Oktober mendatang, masih lama," katanya menegaskan.

Sebelumnya, Hendarsam mengungkapkan, ketua umumnya itu kemungkinan menghadiri rapat pleno di Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI pada Minggu, 30 Juni 2019.

Rencananya, menurut dia, mantan danjen Kopassus TNI AD itu akan memberikan ucapan selamat kepada Jokowi dan KH Ma'ruf Amin usai ditetapkan sebagai presiden dan wakil presiden terpilih periode 2019-2024.

"Kemungkinan Pak Prabowo akan datang saat penetapan karena itu lebih momen sakral. Mungkin di sana Pak Prabowo akan mengungkapkan selamat kepada Pak Jokowi," ujar Hendarsam.

Editor : Djibril Muhammad