Menang Lelang Motor Listrik Jokowi, Warren Tanoesoedibjo Senang Bisa Membantu

Felldy Utama ยท Jumat, 22 Mei 2020 - 15:53 WIB
Menang Lelang Motor Listrik Jokowi, Warren Tanoesoedibjo Senang Bisa Membantu

Warren Tanoesoedibjo diumumkan sebagai pemenang lelang motor listrik bertanda tangan Presiden Jokowi, Jumat (22/5/2020). (Foto: iNews).

JAKARTA, iNews.id – Putra Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo (HT), Warren Tanoesoedibjo, diumumkan sebagai pemenang lelang motor listrik bertanda tangan Presiden Joko Widodo. Warren menjadi penawar tertinggi dengan harga Rp2,55 miliar.

Pengumuman pemenang lelang disampaikan oleh Ketua MPR Bambang Soesatyo dan pengagas acara Olivia Zalianty. Hadir dalam pengumuman ini Hary Tanoesoedibjo, Ketua Umum Kadin Rosan P Roeslani dan Kepala Badan Pembianaan Ideologi Pancasila (BPIP) Yudian Wahyudi.

Warren menuturkan alasan dirinya mengikuti lelang tersebut. Putra bungsu Hary Tanoesoedibjo-Liliana Tanoesoedibjo itu ingin berkontribusi dalam penanganan Covid-19 di Indonesia.

“Saya pada dasarnya ingin membantu orang-orang (yang terdampak Covid-19). Dasarnya karena Indonesia juga benar-benar membutuhkan bantuan," kata Warren dalam wawancara dengan iNews di Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Jumat (22/5/2020).

Warren mengaku sedih mendengar pemenang pertama tidak dapat memenuhi pembayaran lelang. Kendati demikian di sisi lain dia juga senang akhirnya dapat memenangkan lelang tersebut. Dia berkeinginan sumbangan yang terkumpul dalam acara ini dapat digunakan untuk membantu penanganan pandemi corona.

“Harapannya dana lelang yang digunakan untuk donasi Covid-19 tersebut dapat membantu penanganan Covid-19 di Indonesia,” kata dia.

Motor listrik Gesits bertanda tangan Jokowi dilelang dalam acara konser musik “Berbagi Kasih Bersama Bimbo” yang digelar MPR dan BPIP, Minggu (17/5/2020). Konser ini dimaksudkan untuk menggalang dana kemanusiaan yang akan disalurkan kepada para seniman serta masyarakat terdampak Covid-19.

Konser ini jadi sorotan setelah pemenang lelang semula, M Nuh, diketahui tidak sanggup menebus motor tersebut. M Nuh ternyata juga bukan pengusaha tambang sebagaimana diklaimnya.

Editor : Zen Teguh