Mendagri Tito Karnavian: Daerah Perbatasan Gerbang Terdepan Bangsa
“Untuk masalah laut dan udara belum tuntasnya batas laut dengan negara tetangga. Ada 10 negara tetangga, baik laut teritorial, batas ZEE dan landasan contingent, kemudian belum selesainya penetapan batas udara Indonesia dengan negara tetangga terutama masalah FIR (Flight Information Region),” papar mantan Kapolri ini.
Foto Presiden Jokowi Naik Motor Custom Jajal Jalan Perbatasan Trans Kalimantan
Tak kalah penting terkait dengan sarana dan prasarana di kawasan perbatasan yang dapat menunjang aspek keamanan. Tito pun mendorong adanya teknologi dan sistem pengamanan terpadu untuk melindungi batas negara.
Di bidang pengamanan, ada juga sejumlah tantangan seperti kuantitas pos pengaman perbatasan yang belum memadai. Jumlah pos perbatasan pengamanan, tidak sepadan dengan daerah yang harus diawasi. Teknologi juga belum advance.
”Jadi lebih banyak menggunakan cara manual. Kemudian, belum terpadunya sistem pengawasan aktivitas lintas batas pada jalur nonresmi, non-PLBN, dan resmi tapi bukan PLBN, belum terbangun sistem perbatasan yang betul-betul terpadu, integrated border security system ini belum,” ucap purnawirawan jenderal polisi ini.
Padahal, kata Tito, persoalan kesejahteraan di kawasan perbatasan merupakan suatu hal yang tak terelakan. Negara juga perlu hadir di pintu gerbang Nusantara ini dengan menjadikan perbatasan sebagai peluang bagi terbuka luasnya kesejahteraan bagi masyarakat setempat.