Mengenal Kartu NU, dari Identitas Nahdliyin hingga Berfungsi ATM
Dari sekadar lembaran kertas biasa berwarna dasar hijau dan logo NU disertai identitas pemiliknya (mirip KTP lama/bukan e-KTP), Kartu NU kini menjadi kartu dengan banyak fungsi. Salah satunya menjadi kartu ATM. PBNU menggandeng beberapa bank BUMN untuk menerbitkan kartu yang berfungsi sebagai alat pembayaran itu.
Mengutip laman PBNU, Kartu NU modern diluncurkan pada Juni 2016. “Target kami dalam setahun pertama minimal 1 juta warga NU berkartanu (Kartu NU). Tahun 2026 atau tepat satu abad NU nanti minimal 100 juta warga NU berkartanu. Bismillah mudah-mudahan,” ujar Sekjen PBNU Helmy Faishal Zaini, dikutip Kamis (16/8/2018).
Dia menjelaskan, Kartu NU memiliki sembilan fungsi. Berikut perinciannya:
1.Sebagai kartu identitas (one identity number of NU).
2.Berfungsi sebagai kartu Anjungan Tunai Mandiri (ATM).
3.Menjadi basis database warga NU.
4.Layaknya tabungan syariah pada umumnya, Kartu NU juga bisa difungsikan sebagai tabungan haji dan umrah.
5.Bisa berfungsi sebagai alat pembayaran.
6.Pemegang Kartu NU bisa mendapatkan fasilitas diskon di beberapa gerai belanja. Diskon yang sama bisa juga diperoleh saat berhubungan dengan PTNU dan RSNU di semua daerah.
7.Berfungsi sebagai asuransi. Apabila ada warga NU yang terkena musibah akan mendapatkan santunan.
8.Menjadi sarana bisnis antarwarga, mirip dengan aplikasi jual-beli online pada umumnya.
9.Kartu NU sekaligus bisa untuk tabungan masa depan. PBNU menyiapkan tazak (tabungan zakat), takur (tabungan kurban), tawaf (tabungan wakaf infaq dan sedekah), dan kolam (kotak amal masjid dan musala).
Menariknya, E-Kartanu berbasis Android dan IOS bisa diunduh secara gratis melalui Play Store dan App Store. Dalam peluncuran pada dua tahun lalu, Said Aqil menyebut Kartu NU sebagai terobosan luar biasa.
Editor: Zen Teguh