Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Keajaiban Gempa Venezuela, Pria Ini Selamat Setelah Terkubur 8 Hari di Reruntuhan Gedung 9 Lantai
Advertisement . Scroll to see content

Mengenal Lebih Dekat: Sesar Baribis, West Java Back-arc Thrust dan Ancaman Gempa di Bekasi

Minggu, 24 Agustus 2025 - 15:28:00 WIB
Mengenal Lebih Dekat: Sesar Baribis, West Java Back-arc Thrust dan Ancaman Gempa di Bekasi
Mengenal Lebih Dekat: Sesar Baribis, West Java Back-arc Thrust dan Ancaman Gempa di Bekasi (Foto: Maipark)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id  -  Sesar Baribis adalah sebuah istilah yang belakangan ini kembali menjadi perbincangan, terutama setelah masyarakat merasakan guncangan gempa di wilayah Bekasi. Fenomena ini menjadi pengingat nyata bahwa wilayah dengan populasi terpadat di Indonesia, termasuk Jakarta dan sekitarnya, berada di atas zona patahan aktif yang berpotensi menghasilkan gempa. 

Gempa dengan magnitudo 4,9 yang mengguncang Bekasi beberapa waktu lalu menjadi pengingat nyata akan bahaya yang mengintai di bawah tanah. Meskipun tidak memicu kerusakan masif, guncangan tersebut menyebabkan kepanikan warga dan merusak beberapa rumah di enam kecamatan. 

Menurut para peneliti, guncangan ini diduga bersumber dari aktivitas salah satu segmen West Java Back-arc Thrust, yaitu segmen Citarum, yang membentang sepanjang 41 kilometer. Peristiwa ini membuktikan bahwa meskipun aktivitas patahan di wilayah ini relatif lambat, energi yang terakumulasi dapat dilepaskan sewaktu-waktu dan berdampak langsung pada area padat penduduk yang rentan.

Meluruskan Istilah: West Java Back-arc Thrust vs Sesar Baribis

Peneliti Pusat Riset Kebencanaan Geologi BRIN, Sonny Aribowo, menjelaskan bahwa West Java Back-arc Thrust adalah nama yang lebih tepat untuk menyebut patahan aktif yang membentang di sisi utara Pulau Jawa bagian barat. Patahan ini menjalar dari Kuningan ke timur, melewati Cirebon, Majalengka, Subang, hingga terpecah menjadi beberapa segmen saat memasuki wilayah Karawang, Bekasi, dan Bogor.

Penyebutan back-arc merujuk pada posisinya yang berada "di belakang" busur vulkanik atau rangkaian gunung api di Jawa Barat jika dilihat dari sisi selatan. Sonny menegaskan bahwa sistem patahan ini tidaklah tersambung, melainkan terbagi menjadi beberapa segmen.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut