Mengenal Yonif Para Raider 305 Kostrad, Satuan Elite yang Dikenal Sebagai Pasukan Tengkorak

Muhibudin Kamali ยท Sabtu, 06 Agustus 2022 - 06:44:00 WIB
Mengenal Yonif Para Raider 305 Kostrad, Satuan Elite yang Dikenal Sebagai Pasukan Tengkorak
Batalyon Infanteri (Yonif) Para Raider 305 merupakan satuan elite Kostrad yang dikenal dengan nama Pasukan Tengkorak. (Foto: Istimewa)

Sepanjang sejarahnya, pasukan Yonif Para Raider 305/Tengkorak telah kenyang dalam pengalaman tempur. Sejak perang kemerdekaan melawan upaya kembalinya Belanda menguasai Indonesia, Pasukan Tengkorak juga menghadapi berbagai pemberontakan di dalam negeri.

Pasukan Tengkorak terlibat dalam operasi penumpasan DI/TII dan penyelamatan Panji Siliwangi pada 1949, juga Operasi PRRI/Permesta pada 1950, Operasi Dwikora pada 1964-1965, penumpasan G30S/PKI tahun 1965, penumpasan PGRS PARAKU Kalbar tahun 1968 hingga penumpasan Gerakan Aceh Merdeka pada 2002.

Pasukan Tengkorak juga dikirim ke Timor Timur dalam Operasi Seroja. Pasukan bertugas pada 1976-1977, 1980-1981, 1986-1987, dan 1994-1995 sebelum akhirnya lepas dari Indonesia pada 1999.

Selain itu, Pasukan Tengkorak juga ditugaskan dalam misi internasional sebagai pasukan perdamaian PBB. Mereka terlibat Operasi Perdamaian di Kamboja sebagai Pasuskan Garuda XII-A sampai dengan C pada 1992, Operasi Perdamaian di Lebanon sebagai Pasukan Garuda XXIII-A pada 2006-2007, dan juga Operasi Perdamaian di Lebanon pada 2015-2016.

Pasukan Tengkorak ikut dilibatkan dalam pengamanan wilayah perbatasan negara di Kalimantan Barat pada 2012-2013 dan Papua pada 2019-2020. Rencananya, Pasukan Tengkorak akan kembali ditugaskan di Bumi Cenderawasih tahun ini. Saat ini, persiapan pemberangkatan pasukan sedang dilaksanakan, salah satunya Latihan Pratugas Satgas Kodim Yonif Para Raider 305/ Tengkorak.

Danbrigif Para Raider 17/1 Kostrad Kolonel Inf Fendri Navyanto Ramita menyampaikan tujuan dari kegiatan Latihan Pratugas tersebut untuk meningkatkan kemampuan dan menguji kesiapan operasi sebelum berangkat ke daerah operasi di Papua.

“Tingkatkan teritorial dalam latihan agar bisa harmonis antara semua kelompok masyarakat sehingga jalinan kebersamaan dan rekonsiliasi yang selama ini sudah terwujud dengan baik dapat dipertahankan bahkan ditingkatkan,” katanya saat membuka latihan di Ciwidey, Bandung, Senin (11/7/2022) dikutip dari laman kostrad.mil.id.

Editor : Rizal Bomantama

Bagikan Artikel:







Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda