Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kemenhub Selidiki Penyebab Kebakaran KMP Batu Mandi di Pelabuhan Merak
Advertisement . Scroll to see content

Menhub Minta Publik Tak Berspekulasi soal Kebakaran KMP Batumandi, KNKT Turun Tangan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:11:00 WIB
Menhub Minta Publik Tak Berspekulasi soal Kebakaran KMP Batumandi, KNKT Turun Tangan
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi meminta masyarakat tidak berspekulasi mengenai penyebab kebakaran KMP Batumandi di perairan Merak sebelum hasil investigasi diumumkan. (Foto: iNews/Iqbal Dwi Purnama)
Advertisement . Scroll to see content

Dudy memastikan seluruh penumpang dan awak KMP Batumandi berhasil dievakuasi dengan selamat. Dia pun mengapresiasi petugas gabungan yang bergerak menangani insiden tersebut.

"Kami terus berkoordinasi untuk penanganan kebakaran dan pengamanan kapal bersama instansi terkait. Alhamdulillah seluruh penumpang dan awak kapal berhasil dievakuasi dengan selamat," kata Dudy.

Berdasarkan informasi awal dari Vessel Traffic Service (VTS) Merak, KMP Batumandi berangkat dari Pelabuhan Bakauheni menuju Pelabuhan Merak pada pukul 14.32 WIB. Laporan kebakaran diterima sekitar pukul 16.15 WIB ketika kapal berada di alur masuk penyeberangan Merak.

Sejumlah unsur dikerahkan untuk membantu pemadaman dan evakuasi, mulai dari kapal tunda dan kapal penyeberangan hingga unsur Bea Cukai. Petugas gabungan dari otoritas pelabuhan, Basarnas, kepolisian, serta instansi terkait lainnya turut terlibat dalam penanganan.

Dudy menekankan, keselamatan harus menjadi prioritas dalam setiap tahapan penanganan insiden. Kemenhub juga memandang evaluasi keselamatan pelayaran perlu dilakukan untuk mengidentifikasi langkah pencegahan agar kejadian serupa dapat diminimalkan.

Evaluasi tersebut mencakup kepatuhan terhadap standar keselamatan, kesiapan kapal dan awak, serta penerapan prosedur keselamatan secara konsisten. Namun, penyebab kebakaran KMP Batumandi tetap menunggu hasil investigasi dari pihak berwenang.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut