Menkeu Suahasil Pede Ekonomi RI Tumbuh di Atas 5,5% di Semester II 2026, Ini Pendorongnya
Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan ekonomi Indonesia tumbuh 5,61% secara tahunan pada kuartal I-2026. Pada kuartal II-2026, pertumbuhan ekonomi tercatat 5,29% secara tahunan. Secara kumulatif, ekonomi Indonesia pada semester I-2026 tumbuh 5,45%.
Capaian tersebut menjadi salah satu dasar pemerintah dalam melihat prospek pertumbuhan pada paruh kedua 2026. Suahasil menilai kondisi fundamental domestik masih cukup kuat untuk menjaga momentum ekonomi.
Selain indikator pertumbuhan, inflasi juga menjadi perhatian pemerintah. Bank Indonesia mencatat inflasi IHK pada Agustus 2026 sebesar 3,19% secara tahunan, masih berada dalam sasaran inflasi 2,5% plus atau minus 1%. Di sektor keuangan, Suahasil menyoroti pertumbuhan kredit perbankan yang berada di kisaran 13% sebagai salah satu indikator pendukung aktivitas ekonomi.
Pemerintah juga memastikan pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tetap berjalan dan dievaluasi secara berkala. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.
"APBN-nya berjalan dengan baik, dengan yang selalu tiap bulan kita lakukan," pungkas Suahasil.
Editor: Puti Aini Yasmin