Menohok, Kubu Moeldoko Ingatkan Demokrat AHY Jangan Coreng Muka SBY soal Palestina

Rakhmatulloh, Sindonews ยท Senin, 17 Mei 2021 - 12:13:00 WIB
Menohok, Kubu Moeldoko Ingatkan Demokrat AHY Jangan Coreng Muka SBY soal Palestina
Kubu Moeldoko mengingatkan agar Partai Demokrat pimpinan AHY tidak mempermalukan SBY terkait konflik Palestina-Israel. (Foto: Antara).

JAKARTA, iNews.id - Politikus Partai Demokrat kubu Moeldoko mengkritik pernyataan pihak Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) soal Palestina. Pernyataan yang membandingkan pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dengan Joko Widodo bukan saja tidak pantas, tapi keliru besar.

Juru Bicara Partai Demokrat hasil KLB Sibolangit, Muhammad Rahmad, mengingatkan pernyataan soal konflik Israel-Palestina itu justru akan mempermalukan SBY. Dalam hal ini dia menyorot keterangan AHY, Deputi Bakomstra DPP Partai Demokrat Ricky Kurniawan dan anggota DPR dari Fraksi Partai Demokrat Anton Sukartono.

Rahmad menganggap, kubu AHY yang menunjukkan rekam jejak SBY soal Palestina justru mempertontonkan ketidaktahuan mereka tentang perkembangan hubungan diplomasi Indonesia dengan Palestina dan dunia internasional. Indonesia, kata dia, secara gigih telah bicara ke OKI dan Dewan Keamanan PBB sebelum Demokrat kubu AHY bicara tentang Palestina. 

Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono. (Foto: Antara).

Rahmad mengingatkan, pada Kamis (23/4/2021) lalu, Indonesia telah bicara di “Open Debate" Dewan Keamanan PBB terkait Palestina dan Timur Tengah. Indonesia menyampaikan bahwa rencana Israel untuk aneksasi wilayah Tepi Barat Palestina tidak hanya melanggar hukum internasional.

“Tetapi juga mengancam proses perdamaian Israel-Palestina dan stabilitas di kawasan. Indonesia telah mendesak Dewan Keamanan PBB untuk segera menghentikan rencana Israel tersebut," tuturnya.

Menurut Rahmad, Presiden Jokowi pada sesi debat umum Sidang Majelis Umum ke-75 PBB tahun lalu (22/9/2020) juga telah menyampaikan pidato khusus tentang pentingnya Indonesia untuk terus konsisten memberikan dukungan kepada Palestina untuk mendapatkan hak-haknya.

Dia melanjutkan, perhatian khusus Indonesia dalam penyelesaian konflik Israel-Palestina juga ditunjukkan ketika Indonesia menjadi Presiden Dewan Keamanan PBB dan Anggota Tidak Tetap Dewan Keamanan PBB tahun 2019-2020.

Di sisi lain, Menlu Retno Marsudi pada Mei 2019 menyampaikan ada tiga hal penting yang harus diperhatikan Dewan Keamanan PBB terkait Palestina. Pertama, pentingnya untuk memberikan perlindungan bagi penduduk sipil Palestina. Kedua, perlunya segera diambil langkah konkret untuk mengatasi situasi kemanusiaan di Palestina, dan Ketiga, proses perdamaian harus dimulai kembali. 

"Untuk itu perlu segera dibentuk proses perdamaian yang kredibel, yang memastikan kesetaraan semua pihak dalam perundingan," ucap Rahmad.

Editor : Zen Teguh

Halaman : 1 2 3

Bagikan Artikel: