Mensos Ungkap Bantuan yang Telah Disalurkan ke Korban Bencana Sumatera Tembus Rp25 Miliar
"Kita ada sekitar 30 dapur umum yang mandiri, yang dilakukan oleh masyarakat maupun yang dibuat oleh Kementerian Sosial bekerja sama dengan Dinas Sosial setempat. Ya SDM Tagana juga berada di sana, ada sekitar 570 lebih SDM Tagana yang bekerja atau menjadi relawan di dapur-dapur umum kita. Tentu ada dapur umum dari TNI, dari Polri, dan dari yang lain-lain yang mencoba juga untuk memberikan dukungan," ungkap Gus Ipul.
Kemensos, kata Gus Ipul, juga berkoordinasi dengan TNI, Polri, dan berbagai pihak lain yang turut membuka dapur umum untuk mendukung para penyintas banjir. Dari dapur umum Kemensos, sebanyak 80.000 bungkus makanan dapat disajikan setiap hari.
"Dari Kementerian Sosial kira-kira kita bisa menyajikan sekitar 80.000 bungkus setiap harinya," ujarnya.
Gus Ipul mengakui bahwa buffer stock logistik di daerah secara umum mencukupi, namun distribusi masih terkendala karena sejumlah wilayah masih terisolasi akibat banjir.
Ia menambahkan bahwa Kemensos terus berkoordinasi dengan BNPB serta pimpinan daerah, termasuk Polda, bupati, wali kota, hingga jajaran TNI untuk percepatan penanganan. Perkembangan positif mulai terlihat di Aceh Tamiang.
"Bupati menyampaikan ke saya masih ada sekitar 10 kecamatan yang masih terisolir. Sementara dua kecamatan sudah bisa dibuka aksesnya," kata Gus Ipul.
Editor: Puti Aini Yasmin