Mensos Terima Aduan 2.500 Data Desil Bermasalah, Janji Beres dalam Seminggu
JAKARTA, iNews.id - Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf berjanji menindaklanjuti sekitar 2.500 data warga yang dinilai bermasalah dalam pemeringkatan desil Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Dia memastikan hasil verifikasi dan validasi data tersebut sudah dapat diketahui paling lambat dalam satu pekan.
Janji itu disampaikan pria yang akrab disapa Gus Ipul itu setelah menerima langsung ratusan warga yang berunjuk rasa di depan Kantor Kementerian Sosial (Kemensos), Jakarta, Kamis (17/9/2026). Warga yang datang bersama Koalisi Warga Jakarta untuk Keadilan (KWJK) dan perwakilan mahasiswa menyuarakan berbagai persoalan terkait data desil dan penyaluran bantuan sosial.
Gus Ipul bersama Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono keluar dari kantor untuk menemui massa. Keduanya kemudian mengajak warga masuk dan berdialog di Taman Sekolah Rakyat, Kantor Kemensos.
Dalam dialog tersebut, warga menyampaikan beragam persoalan. Di antaranya desil yang dinilai tidak sesuai dengan kondisi ekonomi sebenarnya, pernah menerima bantuan tetapi kemudian tidak lagi mendapatkannya, hingga pengajuan pembaruan data melalui RT, RW, kelurahan dan dinas sosial yang belum menunjukkan perubahan.
Mardiana, buruh pengupas bawang yang menghidupi tiga anak, misalnya, mengaku masuk dalam desil 6. Dia mengatakan penghasilannya dari pekerjaan tersebut hanya sekitar Rp30 ribu per hari.