Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Mentan Amran: Beras Fortifikasi yang Terbukti Melanggar Tak Boleh Beredar
Advertisement . Scroll to see content

Mentan Amran Soroti Harga Beras Naik saat Stok Melimpah: Tak Ada Ruang bagi Mafia!

Senin, 21 September 2026 - 16:38:00 WIB
Mentan Amran Soroti Harga Beras Naik saat Stok Melimpah: Tak Ada Ruang bagi Mafia!
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman. (Foto: Dok. Humas Kementan)
Advertisement . Scroll to see content

Dia menuturkan, kenaikan harga beras tidak seharusnya terjadi ketika pemerintah memiliki stok dalam jumlah besar. Amran menegaskan, tidak akan memberikan ruang bagi praktik mafia beras.

"Enggak ada ruang bagi mafia beras di Indonesia. Kita berhadapan," kata dia.

Terkait kelangkaan beras premium di sejumlah ritel akibat temuan beras fortifikasi yang tidak sesuai standar, Amran mengatakan, pemerintah telah memerintahkan Perum Bulog menyalurkan beras ke pasar.

Dia menyebut stok beras pemerintah saat ini mencapai sekitar 4,6 juta ton. Kondisi tersebut, menurut Amran, seharusnya dapat menjadi penyangga untuk menjaga pasokan dan harga beras di masyarakat.

Amran juga menilai harga beras di pasar tradisional dapat menjadi pembanding dengan harga di ritel. Ketika stok beras melimpah tetapi harga tetap meningkat, pemerintah perlu mencari penyebab di luar persoalan ketersediaan pasokan.

"Dulu kalau tidak ada stok, harga naik kan? 'Wah menterinya salah nih, impor.' Begitu sekarang banyak beras, apa alasannya lagi? Tidak impor, apa alasannya lagi? Berarti memang ada mafia dari dulu. Ini yang harus diberesin," ucap Amran.

Dalam upaya menekan harga beras, pemerintah terus menggelar operasi pasar serta menyalurkan bantuan pangan. Amran mengatakan bantuan pangan dan program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) terus diberikan kepada masyarakat di seluruh Indonesia.

"Sekarang, kita saya kira dalam waktu dekat. Kita sekarang operasi pasar. Kemudian bantuan pangan untuk 33,4 juta orang seluruh Indonesia. Kemudian SPHP ada 1 juta. Sudah, insyaallah turun (harga)," katanya.

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut