Menteri HAM Natalius Pigai Desak Polisi Usut Tuntas Teror terhadap Aktivis dan Influencer
JAKARTA, iNews.id - Menteri Hak Asasi Manusia (HAM), Natalius Pigai meminta aparat kepolisian untuk mengusut tuntas teror terhadap aktivis dan influencer yang terjadi beberapa waktu terakhir. Dia pun mengingatkan kepada influencer tak melakukan framming pemerintah sebagai pelaku teror.
“Terkait maraknya teror yang menimpa influencer, saya minta kepada aparat kepolisian untuk mengusut secara tuntas agar diketahui apa motif dan siapa pelakunya,” ucap Pigai dalam keterangannya, Sabtu (3/1/2026).
Pigai pun mengapresiasi para influencer yang memanfaatkan kebebasan berpendapat. Namun, dia mengingatkan, kritik yang disampaikan kerap kali bergeser menjadi serangan terhadap kehormatan individu maupun institusi.
"Bahkan, menurutnya, tidak tertutup kemungkinan ada pihak yang memanfaatkan narasi tersebut sebagai playing victim untuk menaikkan jumlah pelanggan (subscriber) dan pengikut (follower), serta memicu gangguan kehormatan interpersonal," tuturnya.
Dalam konteks ini, Pigai menilai perlu adanya kehati-hatian agar ruang demokrasi tidak disalahgunakan untuk kepentingan pribadi atau pihak tertentu.
“Saat ini kita menikmati surplus demokrasi, yakni hak berpendapat atas pikiran dan perasaan yang dijamin tanpa adanya protokol lalu lintas. Dalam situasi ini, tidak mungkin institusi, apalagi negara, menghalangi kebebasan tersebut,” kata dia.