Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : ABK Fandi Lolos Hukuman Mati Kasus Sabu 2 Ton, Komisi III DPR: Kami Benar-Benar Lega
Advertisement . Scroll to see content

Menteri KKP Edhy Prabowo Pastikan 14 ABK Long Xing Asal Indonesia Dapat Pekerjaan Baru

Jumat, 08 Mei 2020 - 21:01:00 WIB
Menteri KKP Edhy Prabowo Pastikan 14 ABK Long Xing Asal Indonesia Dapat Pekerjaan Baru
Kelautan dan Perikanan (KKP), Edhy Prabowo berbincang dengan 14 anak buah kapal (ABK) Long Xing 629 melalui telepon, Jumat (8/5/2020). (Foto: KKP).
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Sebanyak 14 anak buah kapal (ABK) Long Xing 629 tiba di Bandara Soekarno-Hatta setelah menempuh perjalanan udara 7 jam dari Korea Selatan, Jumat (8/5/2020) sore. Kedatangan mereka disambut langsung oleh Dirjen Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Zulficar Mochtar.

Menteri KKP Edhy Prabowo mengatakan, terus mengawal kasus dugaan eksploitasi terhadap ABK asal Indonesia yang bekerja di kapal asing. Bahkan, dia sempat berbincang langsung dengan para ABK melalui telepon.

"Bagaimana kabarnya? Saya harap semuanya masih semangat ya. Saya turut berduka cita atas berpulangnya sahabat kalian," ujar Edhy mengawali perbincangan dengan para ABK.

Dalam perbincangan tersebut, dia memastikan akan membantu mencarikan pekerjaan untuk para ABK. Menurutnya, peluang kerja di sektor perikanan Tanah Air sebenarnya sangat terbuka.

Kelautan dan Perikanan (KKP), Edhy Prabowo berbincang dengan 14 anak buah kapal (ABK) Long Xing 629 melalui telepon, Jumat (8/5/2020). (Foto: KKP).
Kelautan dan Perikanan (KKP), Edhy Prabowo berbincang dengan 14 anak buah kapal (ABK) Long Xing 629 melalui telepon, Jumat (8/5/2020). (Foto: KKP).

"Saya menyapa kalian intinya satu, saya berusaha menciptakan lapangan pekerjaan. Insyaallah lapangan pekerjaan sangat terbuka di sektor perikanan," ucapnya.

Para ABK Long Xing 629 itu selanjutnya akan menjalani karantina selama 14 hari sesuai protokol kesehatan penanganan wabah virus corona (Covid-19). Dia meminta mereka untuk mematuhi prosedur yang ditetapkan pemerintah.

"Sekarang waktunya isitrahat dulu. Kita fokus ikuti prosedur. Apa-apa yang menjadi kendala selama di sini, tolong sampaikan ke kami," katanya.

Diketahui, dugaan eksploitasi terhadap WNI ABK Long Xing 629 diungkap pertama kali oleh media massa Korea Selatan. Para ABK mengaku diperkerjakan lebih dari 18 jam dalam sehari dengan gaji yang sangat minim.

Editor: Kurnia Illahi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut