Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Intelijen Ukraina Ungkap 8 WNI Jadi Tentara Rusia, Ini Respons BIN
Advertisement . Scroll to see content
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Delapan warga negara Indonesia (WNI) diduga menjadi korban modus lowongan kerja palsu hingga akhirnya bergabung dengan militer Rusia dalam konflik bersenjata melawan Ukraina. Mereka disebut awalnya dijanjikan pekerjaan sebagai tenaga keamanan dan administrasi dengan iming-iming gaji tinggi, namun justru dikirim ke medan perang.

Informasi mengenai delapan WNI tersebut dikonfirmasi Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad. Dia menyebut data tersebut diperoleh dari otoritas intelijen Indonesia yang tengah menelusuri dugaan perekrutan warga Indonesia untuk bergabung dengan militer Rusia.

Menurut Dasco, perekrutan dilakukan melalui pihak ketiga dengan menawarkan pekerjaan yang seolah tidak berkaitan dengan aktivitas militer.

Para WNI tersebut disebut ditawari posisi sebagai satuan pengamanan hingga tenaga administrasi. Namun setelah menerima tawaran tersebut, mereka diduga justru dikirim untuk menjadi tentara bayaran Rusia.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut