Moeldoko Peringatkan Indonesia Jangan Cuma Jadi Pasar Kendaraan Listrik Asing
Karena itu, transisi menuju kendaraan listrik harus menjadi momentum untuk mendorong lompatan industri nasional.
“EV adalah momentum lompatan industri kendaraan di Indonesia. Kita tidak akan bisa mengejar, teman-teman sekalian, mengejar mobil konvensional, tidak bisa. Sudah terlalu cepat pergerakannya. Tetapi sesungguhnya EV ini sebuah momentum bagi kita semuanya,” katanya.
Moeldoko mengakui Indonesia sedikit terlambat merespons perkembangan kendaraan listrik. Dia meminta pemerintah, pelaku usaha, dan seluruh pemangku kepentingan bergerak cepat agar peluang tersebut tidak terlewatkan.
Sebagai Ketua Umum PERIKLINDO, dia mengatakan organisasinya terus menyosialisasikan perkembangan kendaraan listrik untuk mendorong keterlibatan berbagai pihak, mulai dari pemerintah dan industri hingga kalangan peneliti.
Moeldoko juga menyoroti dukungan regulasi pemerintah untuk mempercepat pengembangan kendaraan listrik berbasis baterai di Indonesia. Salah satunya Peraturan Presiden Nomor 55 Tahun 2019 yang kemudian diubah melalui Peraturan Presiden Nomor 79 Tahun 2023.