Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pesan Tegas Prabowo saat Hari Bhayangkara: Tak Ada yang Kebal Hukum, Stop Kriminalisasi
Advertisement . Scroll to see content

Muhammadiyah Sambut Baik Program Kado Presiden untuk Guru

Kamis, 07 Agustus 2025 - 00:21:00 WIB
Muhammadiyah Sambut Baik Program Kado Presiden untuk Guru
Muhammadiyah Sambut Baik Program Kado Presiden untuk Guru
Advertisement . Scroll to see content

Dalam sambutannya saat peluncuran program, Abdul Mu’ti menegaskan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) yang menjadi prioritas Presiden Republik Indonesia. Ia mengatakan, guru adalah ujung tombak pendidikan, sehingga negara harus hadir untuk mendukung mereka. 

Menurut Mendikdasmen Abdul Mu’ti, “Kado Presiden” ini merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam meningkatkan kompetensi dan kesejahteraan guru.

“Program-program tersebut merupakan terobosan pemerintah sekaligus kado Bapak Presiden Prabowo Subianto untuk para guru. Dengan kado ini, para guru sebagai garda terdepan pendidikan diharapkan dapat meningkatkan kinerja dan kompetensi, guna meningkatkan kualitas pembelajaran untuk kemajuan pendidikan dan pembentukan karakter bangsa,” ujar Abdul Mu’ti.

Pada tahun ini, sebanyak 12.500 guru akan menerima bantuan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang S-1 atau D-4 melalui program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) di 112 perguruan tinggi, dengan alokasi dana mencapai Rp37,5 miliar.

Untuk mendukung kesejahteraan, pemerintah juga menyalurkan insentif kepada 341.248 guru non-ASN sebesar Rp300.000 per bulan. Di tahap pertama 2025, insentif tersebut diberikan untuk tujuh bulan sekaligus senilai Rp2,1 juta per guru dan ditransfer langsung ke rekening masing-masing. Hingga saat ini, lebih dari 85% dana tersebut telah berhasil disalurkan.

Selain itu, BSU juga diberikan kepada 253.407 guru PAUD nonformal, masing-masing sebesar Rp300.000 untuk dua bulan, dengan total anggaran sebesar Rp125 miliar yang juga telah ditransfer langsung ke rekening penerima.

“Pak Menteri sangat memahami bahwa guru merupakan faktor utama dalam rangka meningkatkan kualitas dan sumberdaya Indonesia. Semoga ini menjadi langkah signifikan dalam mempersiapkan sumberdaya manusia dalam rangka mempersiapkan Indonesia Emas 2045,” tutup Didik.

Editor: Komaruddin Bagja

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut