MUI Papua: Paham Radikal Haram Masuk Tanah Papua

Okezone ยท Selasa, 29 Mei 2018 - 22:23:00 WIB
MUI Papua: Paham Radikal Haram Masuk Tanah Papua
Ketua MUI Papua Syaiful Islam Al Payage. (Ist)

TIMIKA, iNews.id – Ketua Majelis Ulama (MUI) Provinsi Papua Syaiful Islam Al Payage menegaskan, haram hukumnya bagi siapa saja yang mengatasnamakan umat Islam masuk ke Papua dan membawa paham radikal. Apalagi mengajak umat melakukan tindakan terorisme guna memecah belah kerukunan antar umat beragama di tanah Papua.

"Yang berkaitan dengan paham-paham begitu, haram tinggal di Papua. Tidak boleh. Saya sebagai gubernur umat Islam mengharamkan paham yang ikut-ikut teroris, haram tinggal di Papua," tegas Payage usai mengikuti kegiatan safari Ramadan bersama Kapolda Papua, Irjen Boy Rafli Amar, di Gedung Serbaguna Masjid Agung Babussalam Timika, Kabupaten Mimika, Papua, Selasa (29/5/2018).

Hal ini ditegaskan lantaran menurut MUI Papua, di tanah Papua telah masuk benih-benih teroris. Tentunya benih-benih ini yang menurut Payage membawa paham-paham sesat.

"Ada benih-benih teroris sudah masuk di Papua. Kenapa saya mengatakan dengan keras? Karena saya melihat memang sudah ada masuk di Papua," ungkapnya.

Untuk mengantisipasi berkembangnya paham radikalisme di Papua, MUI mengimbau seluruh umat Islam, khususnya di tanah Papua agar kembali ke jalan Islam rahmatan lil alamin.

"Teman-teman yang sudah masuk di garis keras, saya mengimbau untuk kembali kepada Islam yang rahmatan lil alamin. Karena apa, karena Papua ini walaupun dengan cara-cara yang santun, dengan cara yang sederhana, banyak yang berkembang perkembangan Islam. Jadi, tidak ada cara-cara yang lain kecuali cara yang betul-betul baik," ujarnya.

Untuk mengantisipasi masuknya paham radikal di tanah Papua, MUI telah mengambil langkah. Salah satunya mengimbau para dai agar dalam menyampaikan dakwah kepada umat, dapat memberikan materi dakwah yang bersifat toleransi antarumat beragama.

"Yaitu berkaitan dengan ketaqwaan, keislaman dan saling menghargai, saling menghormati, jaga tanah Papua adalah tanah damai. Harus itu disampaikan oleh pembicara-pembicara di mimbar-mimbar, khususnya umat Islam di tanah Papua," katanya.

Editor : Azhar Azis

Bagikan Artikel:







Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda