Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gus Yahya Ungkap Strategi NU Naik Kelas Hadapi Tantangan Global
Advertisement . Scroll to see content

Muncul Publikasi Berisi Adu Domba Buatan LSM Asing, 4 Tokoh Nasional Tolak Namanya Dicatut

Senin, 29 November 2021 - 17:47:00 WIB
Muncul Publikasi Berisi Adu Domba Buatan LSM Asing, 4 Tokoh Nasional Tolak Namanya Dicatut
Ilustrasi. Empat tokoh nasional menolak dikatikan dalam publikasi LSM Asing yang mengadu domba (Foto : Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id -  Publikasi bernada tuduhan dan berpotensi mengarah kepada adu domba, ditayangkan LSM Asing LibForAll Foundation dalam situs web Bayt ar-Rahmah. Empat tokoh nasional ikut disinggung dalam situs tersebut.

Empat tokoh nasional tersebut yaitu Ahmad Syafii Maarif (Anggota Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila), Abdul Munir Mulkhan (Guru Besar Emeritus Universitas Muhammadiyah Surakarta), Amin Abdullah (Guru Besar UIN Sunan Kalijaga), dan Azyumardi Azra (Guru Besar UIN
Syarif Hidayatullah).

Melalui kuasa hukumnya, Maruarar Siahaan & Partners, empat tokoh nasional menolak tudingan mengenai adu domba antar ormas Islam di Indonesia. 

"Kami mengungkapkan keterkejutan dan ketidakpercayaan kami ketika membaca artikel yang didistribusikan LibForAll dan ditayangkan di situs web Bayt ar-Rahmah tersebut," tulis Maruarar Siahaan melalui keterangan tertulisnya, Senin (29/11/2021).

Keempat tokoh nasional itu telah melayangkan surat penolakan tegas ke LibForAll Foundation di Amerika Serikat, ditujukan kepada CEO dan Chairman, C. Holland Taylor, pada tanggal 19 November 2021.

Ada tiga poin utama yang dikirimkan. Pertama, pernyataan bernada tuduhan dalam artikel yang disebarluaskan LibForAll tersebut tidak ada dalam Surat Edaran Nahdlatul Ulama (NU) tanggal 20 September 2021 yang dikutip dan yang intinya hanya bersifat koordinasi, agar kerja sama dengan Institut Leimena, Institute for Global Engagement (IGE), dan American Jewish Committee (AJC) terlebih dahulu dikonsultasikan dengan dan mendapat persetujuan langsung dari PBNU.

Kedua, sementara sumbernya tidak jelas, artikel Bayt ar-Rahmah/LibForAll tersebut juga tidak memberikan bukti apapun untuk mendukung pernyataannya yang bernada tuduhan.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut