Muncul Publikasi Berisi Adu Domba Buatan LSM Asing, 4 Tokoh Nasional Tolak Namanya Dicatut
Ada tiga poin utama yang dikirimkan. Pertama, pernyataan bernada tuduhan dalam artikel yang disebarluaskan LibForAll tersebut tidak ada dalam Surat Edaran Nahdlatul Ulama (NU) tanggal 20 September 2021 yang dikutip dan yang intinya hanya bersifat koordinasi, agar kerja sama dengan Institut Leimena, Institute for Global Engagement (IGE), dan American Jewish Committee (AJC) terlebih dahulu dikonsultasikan dengan dan mendapat persetujuan langsung dari PBNU.
Kedua, sementara sumbernya tidak jelas, artikel Bayt ar-Rahmah/LibForAll tersebut juga tidak memberikan bukti apapun untuk mendukung pernyataannya yang bernada tuduhan.
Ketiga, sekalipun nama-nama empat tokoh ini tercantum dalam Board of Advisors LibForAll Foundation, rencana penyebarannya tidak pernah dikomunikasikan terlebih dulu oleh CEO LibForAll, C. Holland Taylor. Bahkan, mereka tidak pernah diajak berkonsultasi untuk memperoleh nasihat terkait kebijakan atau kegiatan LibForAll selama bertahun-tahun.
"Kami tidak ikut bertanggung jawab seandainya terdapat akibat-akibat hukum yang timbul, jika pernyataan tersebut mengandung pelanggaran menurut hukum di Indonesia dan di manapun,” papar keempat tokoh tersebut.
Lebih jauh lagi, mereka menyatakan secara tegas tidak ingin diasosiasikan dalam cara atau bentuk apa pun dengan LibForAll atau organisasi lain yang dipimpin atau didirikan oleh C. Holland Taylor, dalam posisi apapun, serta mendesak penghapusan nama-nama mereka dari segala publikasi LibForAll, termasuk situs webnya.
Editor: Muhammad Fida Ul Haq