Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Eks Sekjen Kemendikbudristek Kena Demosi oleh Nadiem, Tak Ada Salah
Advertisement . Scroll to see content

Nadiem Ungkap Kondisi Kesehatannya Menurun di Sidang Kasus Korupsi Chromebook

Kamis, 05 Maret 2026 - 11:31:00 WIB
Nadiem Ungkap Kondisi Kesehatannya Menurun di Sidang Kasus Korupsi Chromebook
Mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim sebelum mengikuti persidangan kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook dan CDM. (Foto: Nur Khabibi)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim menyatakan terdapat kemunduran dalam proses penyembuhan yang dia nilai membutuhkan perawatan bahkan operasi. Namun, dia mengaku siap mengikuti persidangan hari ini, Kamis (5/3/2026).

Hal ini disampaikan Nadiem menjelang dimulainya sidang kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook dan Chrome Device Management (CDM) di Pengadilan Tipikor, Jakarta. 

"Berdasarkan MRI (Magnetic Resonance Imaging) yang kemarin, hasil laporannya kurang baik, ada kemunduran dalam penyembuhan saya, ada reinfeksi baru di dalam, ditambah luka luar," kata Nadiem. 

"Jadi kemungkinan besar saya akan membutuhkan perawatan yang intensif dan mungkin tindakan mungkin seperti operasi lagi seperti dulu berbulan-bulan kemarin," tuturnya.

Merespons keterangan tersebut, Hakim Ketua, Purwanto S Abdullah meminta Nadiem untuk mengomunikasikan tentang apa yang dirasakan selama persidangan. 

"Baik ya, untuk persidangan hari ini jika saudara merasa agak kurang enak badan atau seperti apa dikomunikasikan, jangan dipaksakan ya," ujar Purwanto. 

Nadiem diketahui sempat menjalani operasi yang menyebabkan pembacaan surat dakwaan dirinya harus ditunda. Terlebih, Nadiem harus menjalani masa pemulihan pascaoperasi sepanjang 21 hari. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut