Nusron Enggan Jelaskan Alasan Mundur dari Pengurus Golkar: Mohon Maaf Saya Punya Privasi
JAKARTA, iNews.id - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid enggan menjelaskan terkait alasan dirinya mundur dari pengurus DPP Partai Golkar. Dia memilih terus berjalan saat ditanya wartawan.
"Mohon maaf ya, mohon maaf ya, saya punya privasi untuk jalan mas, boleh nggak saya jalan," katanya, saat ditemui di Gedung DPR, Jakarta, Senin (21/9/2026).
Mulanya, Nusron mengaku telah berdiskusi panjang dengan Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia terkait pengunduran dirinya dari kepengurusan partai. Pembicaraan tersebut terjadi pada tahun 2025.
"Kalau soal itu kami sudah lama diskusi dengan Pak Bahlil dari tahun lalu," kata Nusron.
Oleh karenanya, Nusron meminta persoalan terkait statusnya di Partai Golkar ditanyakan langsung kepada Bahlil.
"Jadi selebihnya lebih baik tanyakan sama Pak Bahlil selaku ketua umum. Kami sudah pernah diskusi masalah itu lama," sambungnya.
Sebelumnya diberitakan, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid ternyata telah mundur dari kepengurusan DPP Partai Golkar. Hal tersebut dibenarkan Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Sarmuji.
Menurut Sarmuji, Nusron telah menyampaikan langsung pengunduran diri itu ke Ketua Umum Golkar, Bahlil Lahadalia.
"Ya benar, Mas Nusron menyampaikan langsung ke ketua umum," kata Sarmuji kepada wartawan, dikutip Minggu (20/9/2026).
Sarmuji menyebut, pengunduran diri tidak dilakukan baru-baru ini. Nusron telah mundur sejak lebih dari enam bulan lalu. "Sudah agak lama, mungkin lebih enam bulan lalu," tambah Sarmuji.
Editor: Reza Fajri