Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Dalami Kasus Suap Eddy Rumpoko, KPK Periksa Sekretaris Pribadi
Advertisement . Scroll to see content

Nusron Wahid Bungkam usai Diperiksa KPK, Ajudan Sempat Halangi Wartawan

Rabu, 04 November 2026 - 15:33:00 WIB
Nusron Wahid Bungkam usai Diperiksa KPK, Ajudan Sempat Halangi Wartawan
Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (4/11/2026). (Foto: Aldhi Chandra Setiwan/IMG)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid selesai menjalani pemeriksaan oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu (4/11/2026).

Nusron diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi di lingkungan Kementerian ATR/BPN. Dia terlihat keluar dari Gedung Merah Putih KPK sekitar pukul 14.47 WIB.

Pantauan di lokasi, Nusron mengenakan kemeja cokelat yang dibalut jaket serta peci hitam. Dia tampak didampingi tiga orang ajudan yang mengenakan kemeja seragam.

Saat keluar dari Gedung Merah Putih KPK, Nusron sempat memberikan keterangan kepada awak media. Namun, suasana sempat diwarnai aksi saling dorong ketika salah satu ajudannya diduga berusaha menghalangi wartawan yang hendak meminta keterangan lebih lanjut.

Setelah kejadian tersebut, Nusron memilih bungkam dan tidak menjawab sejumlah pertanyaan yang disampaikan awak media terkait pemeriksaannya.

Diketahui, Nusron sebelumnya dua kali tidak memenuhi panggilan penyidik KPK. Pemanggilan pertama dijadwalkan pada Rabu (7/10/2026), tetapi dia absen karena memiliki agenda internal di kementerian.

KPK kemudian menjadwalkan ulang pemeriksaan pada Kamis (15/10/2026). Namun, Nusron kembali tidak hadir dengan alasan sedang melakukan perjalanan dinas ke Malaysia.

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut