Ogah Bayar Makan dan Aniaya Kekasih, WNA Selandia Baru Diusir dari Bali
Meski selama proses hukum sempat mencuat fakta bahwa AJM merupakan pengidap bipolar yang memerlukan penanganan khusus, prosedur hukum tetap bergulir hingga adanya putusan inkrah dari pengadilan pada 28 Januari 2026.
Dengan berakhirnya urusan pidana tersebut, Polres Badung merekomendasikan pendeportasian AJM kepada Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Bali dan ditindaklanjuti pendeportasiannya oleh Rudenim Denpasar melalui Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai dengan pengawalan petugas menuju Blenheim, Selandia Baru.
Rekomendasi tersebut diberikan dengan mempertimbangkan keseluruhan rangkaian perbuatan AJM, sehingga yang bersangkutan dikenai Tindakan Administratif Keimigrasian berupa deportasi berdasarkan Pasal 75 ayat (1) Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian.
Rudenim Denpasar juga memasukkan nama AJM ke dalam daftar penangkalan, yang secara otomatis melarangnya untuk kembali memasuki wilayah Indonesia.
"Keputusan akhir terkait penangkalan akan ditetapkan oleh Direktorat Jenderal Imigrasi setelah mempertimbangkan seluruh aspek kasus," kata Teguh dalam keterangan tertulisnya, Selasa (3/2/2026).
Editor: Reza Fajri