Ojek Online Dilarang Angkut Penumpang saat PSBB, Ini Tanggapan Grab

Okezone ยท Selasa, 07 April 2020 - 13:33 WIB
Ojek Online Dilarang Angkut Penumpang saat PSBB, Ini Tanggapan Grab

Aplikasi Grab. (Foto: Okezone)

JAKARTA, iNews.id - Ojek online akan dilarang mengangkut penumpang jika Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) diterapkan. Ojek online nantinya hanya boleh mengangkut barang.

Merespons hal itu, Head of Public Affairs Grab Indonesia Tri Sukma Anreianno, mengatakan Grab tengah memantau kondisi dan menyiapkan semua pemangku kepentingan terkait Covid-19 termasuk para mitra pengemudi.

"Oleh karena itu, terkait kebijakan PSBB dari pemerintah, saat ini kami sedang menindaklanjuti pedoman dari Permenkes No 9/2020 dan berkoordinasi dengan pihak terkait," katanya, Selasa (7/4/2020).

Tri mengimbau semua mitra pengemudi dan pengiriman untuk mengutamakan kesehatan mereka dan untuk mengambil tindakan pencegahan secara menyeluruh, termasuk mengenakan masker setiap saat.

"Mendisinfeksi kendaraan dan tas pengiriman mereka secara teratur, sering mencuci dan membersihkan tangan mereka serta menjaga jarak aman melalui prosedur contactless delivery bagi mitra pengiriman GrabFood dan GrabExpress," ucapnya.

Seperti diketahui, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan diberi lampu hijau terkait penerapan status PSBB. Namun sebagai konsekuensinya, ojek online dilarang membawa penumpang.

Aturan ada di dalam Permenkes No 9 Tahun 2020 tentang Pedoman PSBB Dalam Penanganan COVID-19. Meski dilarang bawa penumpang, ojek online boleh mengantar barang.

"Layanan ekspedisi barang, termasuk sarana angkutan roda dua berbasis aplikasi dengan batasan hanya untuk mengangkut barang dan tidak untuk penumpang," tulis aturan itu seperti dilihat iNews.id, Selasa (7/4/2020).

Editor : Muhammad Fida Ul Haq