Okupansi Hotel Berbintang di Mei 2026 Naik gegara Banyak Libur Panjang, Ini Datanya!
Posisi peringkat kedua ditempati oleh Daerah Istimewa Yogyakarta yang mengantongi angka keterisian sebesar 57,06 persen. Sedangkan, Kalimantan Barat mencatatkan kejutan dengan menembus angka TPK sebesar 56,26 persen, sekaligus menempatkannya sebagai salah satu wilayah dengan tingkat hunian hotel berbintang tertinggi di luar Pulau Jawa.
Secara bulanan, BPS merekam peta pergerakan okupansi yang cukup merata di mana terdapat 25 provinsi di Tanah Air yang sukses mengalami lonjakan TPK pada Mei 2026 dibandingkan bulan April 2026, sedangkan 13 provinsi sisanya terpaksa mengalami penurunan performa.
Di samping kontribusi dari sektor pariwisata liburan, Ateng menambahkan performa positif bisnis perhotelan ini juga ikut didorong oleh kembali menggeliatnya roda aktivitas ekonomi korporasi dan pemerintah.
Laju kegiatan berbasis MICE (meeting, incentive, conference, exhibition), baik yang berskala nasional maupun ajang internasional, terpantau masif diselenggarakan di berbagai daerah.
Secara makro, BPS menarik kesimpulan bahwa angka keterisian pada segmen hotel berbintang di berbagai daerah terpantau masih jauh lebih dominan dan kokoh jika dikontrasikan dengan performa hotel nonbintang.
Fenomena pasar ini merefleksikan bahwa ceruk permintaan masyarakat dan pelaku usaha pada segmen akomodasi yang memiliki klasifikasi resmi di Indonesia masih sangat kuat dan berdaya tahan tinggi.
Editor: Puti Aini Yasmin