Operasi Yustisi Protokol Covid-19, Polri Kumpulkan Rp1,6 Miliar dari Denda

Kiswondari Pawiro ยท Rabu, 30 September 2020 - 11:26 WIB
Operasi Yustisi Protokol Covid-19, Polri Kumpulkan Rp1,6 Miliar dari Denda

Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis. (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id – Polri telah menggelar Operasi Yustisi protokol kesehatan pencegahan pandemi virus corona (Covid-19) sejak 14 September 2020 bersamaan dengan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) ketat di DKI Jakarta. Selama operasi tersebut, Polri telah banyak menindak pelanggar dengan berbagai sanksi.

Kapolri Jenderal Pol Idham Azis mengatakan, anggotanya telah menindak 1.341.027 pelanggar dengan sanksi berupa teguran lisan. Sebanyak 296.898 pelanggar mendapat teguran tertulis dan 201.971 lainnya diberikan sanksi kerja sosial membersihkan fasilitas umum.

"25.484 (pelanggar) denda administrasi senilai Rp1.610.994.000," katanya dalam Rapat Kerja (Raker) dengan Komisi III DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (30/9/2020).

Idham memaparkan, Polri senantiasa bersinergi dengan TNI, Satpol PP dan instansi lainnya terkait pengamanan dan pengawalan protokol kesehatan selama masa new normal di seluruh Indonesia. Khususnya penegakan disiplin protokol kesehatan pada zona wilayah terdampak virus corona yang telah ditetapkan Satgas Penanganan Covid-19.

"Penggelaran personel Polri sebesar 11.226 di zona merah, 31.591 di zona oranye dan 9.815 di zona kuning, 3.583 di zona hijau. Tersebar di 7 titik lokasi berdasarkan pemetaan risiko, terminal, stasiun, bandara, pelabuhan, mal, pusat perbelanjaan, rumah makan, objek wisata, tempat ibadah dan tempat umum lainnya," tuturnya.

Polri, Idham menuturkan, melakukan patroli di daerah rawan penyebaran Covid-19 dengan memperhatikan prinsip-prinsip hak asasi manusia (HAM). Polri juga melakukan penegakan hukum lainnya seperti pencegahan hoaks yang provokatif, kejahatan siber yang memanfaatkan isu Covid-19, penjarahan dan penimbunan bahan pangan dan APD.

Sejak Maret sampai 27 September 2020, dia mengungkapkan, Polri telah melakukan upaya preventif dan preemtif. Jajaran Polri melakukan patroli siber 23.830.650 kegiatan dan koordinasi dengan Kemenkominfo 23.995.330 kegiatan.

"Dalam hal upaya penegakan hukum sebagai ultimatum remedium yaitu, menegakan hukum hoaks memanfaatkan isu Covid 104 perkara, penegakan hukum penimbunan bahan pangan 36 perkara dan penimbunan alat kesehatan 18 perkara," ujarnya.

Editor : Djibril Muhammad