Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Bahaya Plastik Hitam Dipakai Bungkus Daging, Bisa Picu Gangguan Saraf hingga Kanker
Advertisement . Scroll to see content

Pakar Unair Buka-bukaan Soal Penyebab Harga Daging Sapi Meningkat

Selasa, 15 Maret 2022 - 18:22:00 WIB
Pakar Unair Buka-bukaan Soal Penyebab Harga Daging Sapi Meningkat
Ilustrasi kenaikan harga daging sapi (Foto/Dok.MPI)
Advertisement . Scroll to see content
  • Rantai Distribusi yang Panjang

Selain faktor-faktor di atas, Rossanto juga memaparkan penyebab kenaikan harga daging sapi di Indonesia karena rantai pendistribusian daging yang panjang. Sebab, ada tambahan biaya pada penjualan daging sapi.

“Rantai distribusi daging sapi di Indonesia sangat panjang yang juga membuat harga daging sapi bertambah mahal,” jelasnya.

Rossanto memaparkan distribusi daging sapi di Indonesia sangat panjang, mulai dari peternak hingga berakhir di tangan konsumen. Peternak menjual sapi hidup kepada pedagang grosir berskala besar (pengepul). Kemudian pengepul menyerahkan kepada RPH (rumah potong hewan).

“Setelah proses pemotongan hewan di RPH, daging sapi didistribusikan kepada pedagang grosir berskala kecil lalu ke konsumen,” kata dia.

Rantai distribusi yang panjang juga membuat rantai ekonomi meningkat. Setiap rantai distribusi pastinya akan mengambil keuntungan. Lima rantai distribusi tersebut akan mendorong kenaikan harga daging sapi di Indonesia.

Editor: Puti Aini Yasmin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut