Pancasila Pondasi Bangsa untuk Tumbuhkan Semangat Bersatu dan Bersinergi

Rizki Maulana · Selasa, 02 Juni 2020 - 18:27:00 WIB
Pancasila Pondasi Bangsa untuk Tumbuhkan Semangat Bersatu dan Bersinergi
Seminar nasional memperingati Hari Lahir Pancasila bertema: “Generasi Z: Merawat Persatuan Dalam Perbedaan Menuju Indonesia Maju dan Unggul” pada Senin (1/5/2020). (Foto: Istimewa).

JAKARTA, iNews.idHari Lahir Pancasila 1 Juni 2020 harus dimaknai sebagai momentum untuk memperkokoh persatuan dan kesatuan. Pancasila bukan hanya sekadar ideologi negara, tetapi satu kekuatan yang dapat menggerakkan seluruh potensi bangsa untuk menjadi maju.

Semangat menggelorakan nilai-nilai Pancasila itu yang kemarin terlontar dalam seminar nasional yang digelar Gerakan Generasi Z Indonesia (GenZi) pada Senin (1/6/2020). Seminar secara daring ini mengangkat tema: “Generasi Z: Merawat Persatuan dalam Perbedaan Menuju Indonesia Maju dan Unggul”.

Seminar yang dihadiri 200 orang dari berbagai provinsi di Indonesia, termasuk dari Nanjing, China, ini menghadirkan narasumber David Fernando Audy (Presdir dan CEO Media Nusantara Citra Tbk), Yuliandre Darwis (Komisioner KPI Pusat 2019-2022 sekaligus Dewan Pakar GenZi), Marcella Zalianty (Ketua Umum PARFI ’56) dan Merry Lantani (Associate Director Ciputra Group).

Pendiri GenZi, Abdul Razak Mozin, menuturkan, Hari Lahir Pancasila merupakan peluang bagi GenZi memenuhi harapan Presiden Joko Widodo agar semua komponen bangsa meneguhkan semangat bersatu, berbagi dan berprestasi. Pancasila, kata dia, wajib selalu hadir dalam setiap sudut kehidupan serta hati dan pikiran masyarakat Indonesia.

“Pancasila bukan hanya simbol ideologi bangsa, melainkan merupakan satu kekuatan yang mampu menggerakkan seluruh potensi, khususnya GenZi baik di Indonesia ataupun perwakilan luar negeri untuk menunjukkan prestasi nasional dan internasional, menuju Indonesia Maju, Unggul dan Sejahtera,” ucapnya.

Ketua Tim Wantanas yang juga Dewan Penasehat GenZi Mayjen TNI Afanti S Uloli menekankan, Pancasila merupakan rumah masyarakat Indonesia yang ber-Bhineka Tunggal Ika. Pancasila merupakan fondasi bangsa Indonesia yang menumbuhkan semangat bersatu-bersinergi.

Sebagai bangsa besar yang majemuk, semangat persatuan merupakan pilar utama untuk menjadi bangsa kuat dan bangsa pemimpin, berprestasi dan memenangkan kompetisi. Menurut dia, lebih penting memperkokoh kekuatan politik bangsa dari pada menghambur-hamburkan energi dalam perdebatan yang memicu perpecahan.

“Kelahiran Pancasila merupakan momen pengingat, wujud aktualisasi nilai-nilai Pancasila. Inilah yang menjadi sumbangsih Indonesia bagi masyarakat dunia, bahwa kemajemukan yang seringkali dibayang-bayangi intoleransi tidak terjadi di negeri ini,” ucapnya.

Dipandu oleh Meliano Jack Timothy Lakapu, Yuliandre Darwis dalam paparannya berjudul: “Membangun Komunikasi Harmoni Untuk Indonesia Maju dan Unggul” menyampaikan, peringatan Hari Lahir Pancasila merupakan spirit.

Pancasila merupakan nilai karakter nilai bangsa Indonesia yang bagi GenZi merupakan sebuah peluang dengan kreativitas.

Dia lantas mencontohkan bagaimana Korea Selatan berhasil merebut pasar film. Syarat untuk menjadi pemenang, kata dia, yaitu berani keluar dari zona nyaman, tidak stagnan, tidak menunggu fasilitas baru bisa berkarya. Ini pula yang dilakukan Jeff Bezos kala sukses membangun Amazon dari garasi rumah.

Marcella Zalianty menyampaikan pesan moral bahwa perbedaan merupakan keniscayaan, ciptaan Tuhan yang tidak perlu diperdebatkan. Perbedaan disalah-artikan sebagai pemecah, padahal sejatinya perbedaan adalah sebuah persatuan. Hal yang utama menurut dia yaitu keadilan dan kemakmuran yang merata bagi seluruh rakyat Indonesia.

Sementara itu David F Audy menyampaikan, Pancasila selalu relevan diterapkan dalam setiap segi kehidupan. Pancasila mampu merawat eksistensi bangsa.

“Pancasila adalah pemersatu bangsa. Kekuatan dan inspirasi Pancasila-lah yang membuat kita dihormati bangsa lain. Sekalipun ada upaya merongrong disintegrasi bangsa, melewati cobaan dan tantangan sebesar apapun terbukti bisa dilalui oleh negara Indonesia, terutama dengan semangat gotong royong,” tuturnya.

Adapun Merry Lantani menekankan pada “How to achieve goal” dengan langkah-langkahnya, yaitu setting the goal (target, keinginan, cita-cita, tujuan), take action, stay out of trouble, dan ask someone for advise. Kemudian, practice team work serta healthy lifestyles.

Editor : Zen Teguh