Pandemi Covid-19, Mahfud MD Yakin Partisipasi Pemilih di Pilkada Tetap Tinggi
JAKARTA, iNews.id - Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) akan digelar 2020. Ajang pemilihan lima tahunan tetap digelar meski diprediksi masih terjadi kasus Covid-19.
Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD meyakini tingkat partisipasi pemilih dalam gelaran Pilkada Serentak 2020 tidak akan menurun.
Mahfud menuturkan, setidaknya stakeholder terkait telah melakukan sosialisasi tentang Pilkada kali ini. Bahkan, tahapan Pilkada telah masuk ke dalam massa kampanye.
"Kami berkeyakinan tingkat partisipasi tidak akan turun Insya Allah. Karena kita katakan kepada rakyat ini hakmu, dan calon-calon itu sudah kampanye ke semua rakyat. Kita menjaga, kita sudah atur protokolnya," kata Mahfud dalam tayangan Perkasa Podcast yang tayang, Rabu (28/10/2020).
Viral Begal Sepeda di Kembangan Jakbar, Polisi Temukan HP Korban di Selokan
Lebih lanjut Mahfud menuturkan, di tempat pemungutan suara (TPS) dipastikan tidak ada lagi yang namanya kerumunan. Menurutnya, untuk menghindari hal tersebut, masyarakat yang hendak memilih telah diatur waktunya.
"Nanti yang datang ke TPS itu ada jamnya, enggak bisa nanti milih jam, kita atur nomor sekian sampai sekian. Misalnya jam 08.00 sampai jam 09.00. Nah sudah diatur itu sedemikian rupa," ucapnya.
Tidak hanya itu, Mahfud menuturkan, penyelenggara Pilkada juga menyediakan ragam fasilitas pencegahan Covid-19. Mulai dari tempat cuci tangan, penyediaan sarung tangan sekali pakai, hingga tim kesehatan yang berjaga bilamana ada kondisi yang kurang menguntungkan.
"Jadi pemerintah sudah benar-benar menjaga agar pandemi ini tidak berkembang terus. Berusaha maksimal," tuturnya.
Editor: Muhammad Fida Ul Haq