Panglima TNI Ingin Anak-Anak di Wilayah Perbatasan Bebas Stunting

Irfan Ma'ruf ยท Rabu, 27 November 2019 - 15:35 WIB
Panglima TNI Ingin Anak-Anak di Wilayah Perbatasan Bebas Stunting

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bersama Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis saat menggelar bakti sosial di Perbatasan Indonesia-Papua Nugini, Skouw, Jayapura, Papua, Rabu (27/11/2019). (Foto: ist)

JAYAPURA, iNews.id - TNI-Polri menggelar bakti sosial bersama di Perbatasan Indonesia-Papua Nugini, Skouw, Jayapura, Papua, Rabu (27/11/2019). Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto berharap bakti sosial dapat membebaskan anak-anak di wilayah perbatasan dari stunting.

Hadi mengatakan, dalam bakti sosial ini TNI-Polri ingin mendata kesehatan anak-anak di perbatasan Indonesia sehingga tidak terkena stunting. Bakti sosial ini nantinya akan digelar secara rutin.

"Kita ingin mendata dalam kegiatan-kegiatan bakti kesehatan adalah pertumbuhan anak-anak karena pertumbuhan anak-anak penting jangan sampai anak-anak kita juga terkena masalah stunting," ujarnya di lokasi.

"Saya yakin, karena wilayah kita wilayah perairan banyak ikannya, karena banyak ikan yang tinggi nilai proteinnya, paling tidak menjadi anak-anak cerdas dan menjadi pelopor pada nantinya di tahun 2045 karena akan membawa anak Indonesia menjadi negara nomor 4 terbesar ekonomi di dunia," tutur Hadi.

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bersama Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis saat menggelar bakti sosial di Perbatasan Indonesia-Papua Nugini, Skouw, Jayapura, Papua, Rabu (27/11/2019). (Foto: ist)

Dia mengatakan, bakti sosial ini bertujuan untuk meringankan beban masyarakat di sekitar wilayah Skouw yang terkena malaria, sakit kulit dan infeksi saluran pernapasan.

"Kita juga terus berusaha untuk meringankan beban masyarakat terkait dengan dalam upaya memberikan jaminan kesehatan, karena tadi saya tanya pada dokter, bahwa kebanyakan yang diderita masyarakat perbatasan adalah malaria dan sakit ringan, ada ISPA dan sakit kulit," kata Hadi.

Hadi juga berharap TNI-Polri dapat memberikan jaminan keamanan bagi masyarakat di wilayah perbatasan. Jaminan keamanan itu berujuan agar pembangunan nasional berjalan lancar.

"Bapak-Ibu sekalian, kita juga mengharapkan bahwa kita semua mampu memberikan jaminan keamanan kepada masyarakat sehingga program pembangunan yang terus dilaksanakan oleh pemerintah dapat berjalan dengan lancar dan tujuannya meningkatkan kesejahteraan seluruh masyarakat," ucapnya.

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bersama Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis saat menggelar bakti sosial di Perbatasan Indonesia-Papua Nugini, Skouw, Jayapura, Papua, Rabu (27/11/2019). (Foto: ist)

Hadi memaparkan, dengan kehadiran personel TNI-Polri di Skouw, masyarakat dapat menyampaikan permasalahannya kepada aparat. Dengan begitu, TNI-Polri dapat semakin dekat dengan masayrakat.

"Bapak-Ibu sekalian, bakti sosial TNI-Polri bertujuan adalah untuk mendekatkan antara aparat TNI dan Polri kepada masyarakat termasuk juga ingin memberikan satu perhatian kepada seluruh masyarakat yang di Skouw dengan harapan nantinya apabila ada permasalahan-permasalahan di tengah masyarakat, masyarakat dapat menyampaikan langsung karena sudah dekat dengan aparat TNI-Polri khususnya di bagian perbatasan," tuturnya.


Editor : Djibril Muhammad