Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Iring-iringan Mobil Gubernur Bobby Nasution Diadang, Pasar Desa Terancam Dialihfungsikan
Advertisement . Scroll to see content

Pasar dan Tempat Wisata Paling Minim Sediakan Sarana Cuci Tangan

Senin, 21 Juni 2021 - 06:45:00 WIB
Pasar dan Tempat Wisata Paling Minim Sediakan Sarana Cuci Tangan
Satgas Penanganan Covid-19 mencatat pasar dan tempat wisata menjadi lokasi dengan penyediaan sarana cuci tangan dan hand sanitizer paling minim. (Foto: Antara)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Satgas Penanganan Covid-19 mengungkap pasar dan tempat wisata terdeteksi sebagai tempat paling minim tersedia sarana cuci tangan serta hand sanitizer. Padahal keduanya dinilai sebagai tempat yang cukup tinggi mobilitas masyarakatnya.

Ketua Bidang Data dan Teknologi Informasi Satgas Penanganan Covid-19, Dewi Nur Aisyah mengatakan pasar memiliki angka terendah setelah jalanan umum, yang menyediakan sarana cuci tangan. Lebih lanjut, temuan Satgas Penanganan Covid-19 mencatatkan sebanyak 51,73 persen pasar tidak menyediakan sarana cuci tangan, dengan 48,27 persen sisanya menyediakan.

"Sementara, tempat wisata berada tepat di atas pasar dalam penilaian ketersediaan sarana cuci tangan. Menurut hasil temuan tersebut 59,87  persen tempat wisata menyediakan sarana cuci tangan, sementara 40,13 persen sisanya tidak menyediakan," ujarnya, Minggu (20/6/2021). 

Dalam penyediaan hand sanitizer, pada tempat wisata mengalami penurunan yang cukup signifikan. Hanya 54 persen tempat wisata yang menyediakan hand sanitizer, sementara 44 persen sisanya tidak menyediakan. Di sisi lain pasar bahkan tidak masuk daftar dalam penyediaan hand sanitizer.

Untuk diketahui hasil tersebut berdasarkan survei yang dilakukan oleh Satgas Penanganan Covid-19 kepada 526.186 institusi dan lembaga yang tersebar di 43.061.640 titik di Indonesia.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut