PDIP Minta Puan Tak Diseret-seret ke Polemik Ijazah Gibran: Jangan Cemari Proses di MK
JAKARTA, iNews.id - Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Deddy Sitorus angkat bicara terkait narasi yang beredar di media sosial mengenai Ketua DPR Puan Maharani akan menggantikan Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka. Narasi tersebut beredar di tengah proses gugatan terkait ijazah Gibran yang saat ini bergulir di Mahkamah Konstitusi (MK).
Deddy meneruskan tautan yang memuat narasi "Puan akan naik jadi Wakil Presiden menggantikan Gibran" kepada wartawan. Dia menegaskan informasi tersebut tidak benar dan menilai narasi itu justru menggeser isu proses hukum konstitusional.
"Menurut saya, itu upaya terorganisir untuk memojokkan Mbak Puan dan PDI Perjuangan. Sebaiknya proses hukum di Mahkamah Konstitusi tidak dicemari dengan narasi sesat dan dipolitisasi untuk menggeser isu proses hukum konstitusional," kata Deddy kepada wartawan, Senin (5/10/2026).
Menurut Deddy, persoalan ijazah Gibran merupakan urusan para pihak yang mengajukan gugatan di MK dan tidak berkaitan dengan Puan mau pun PDIP.
"Masalah ijazah Wapres itu murni urusan para penggugat, tidak ada kaitan dan kepentingan dengan Mbak Puan, apalagi PDI Perjuangan," ujarnya.