Pelita Air Kembali Raih Penghargaan On-Time Performance Terbaik, Dirut Ungkap Strategi Operasionalnya
JAKARTA, iNews.id - Pelita Air kembali meraih penghargaan sebagai Badan Usaha Angkutan Udara dengan On-Time Performance Terbaik Tahun 2026 dari Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Penghargaan tersebut diterima Direktur Utama Pelita Air Faik Fahmi di Bogor, Rabu (2/9/2026), dalam acara Aviation Award 2026 yang merupakan bagian dari rangkaian Rapat Koordinasi Inspektur Penerbangan Bidang Angkutan Udara Tahun 2026.
Penghargaan ini menjadi capaian kedua Pelita Air dalam kategori ketepatan waktu penerbangan. Sebelumnya, Pelita Air meraih Best On-Time Performance dari Direktorat Jenderal Perhubungan Udara pada Agustus 2025.
Direktur Utama (Dirut) Pelita Air Faik Fahmi mengatakan penghargaan tersebut merupakan apresiasi terhadap upaya seluruh Perwira Pelita Air dalam menjaga kualitas operasional dan ketepatan waktu penerbangan.
“Bagi kami, tepat waktu berarti menghargai waktu dan kepercayaan pelanggan. Capaian ini juga menjadi bukti bahwa konsistensi dalam menjaga ketepatan waktu membutuhkan kolaborasi seluruh elemen operasional, didukung proses kerja yang disiplin dan pemanfaatan teknologi yang tepat,” kata Faik, dalam keterangannya.
Faik mengungkap, salah satu teknologi yang digunakan Pelita Air dalam mendukung proses operasional penerbangan adalah OnTimeX. Inovasi digital tersebut dikembangkan melalui kolaborasi tim operasional Pelita Air untuk mengintegrasikan aspek safety, sustainability, dan efficiency dalam proses operasional penerbangan.
"OnTimeX kami kembangkan dari kebutuhan untuk menghadirkan proses operasional penerbangan yang lebih terintegrasi, efisien, dan presisi. Teknologi ini membantu tim operasional dalam mengelola berbagai data dan informasi penerbangan secara digital, sehingga proses pengambilan keputusan dapat dilakukan dengan lebih cepat dan akurat," kata Faik.
OnTimeX merupakan pengembangan dari inisiatif paperless cockpit dan digitalisasi operasional yang telah dijalankan Pelita Air sejak 2023. Inovasi tersebut mendapat pengakuan dari Airbus melalui anak usahanya, NavBlue, serta Pertamina dalam ajang Annual Pertamina Quality Award 2026.
Digitalisasi yang diterapkan pada 16 pesawat Airbus A320 Pelita Air juga mengurangi penggunaan kertas hingga lebih dari 1,2 ton setiap tahun. Data operasional dan teknis penerbangan yang sebelumnya diproses secara manual kini dapat dikelola secara digital dan otomatis.
Penerapan sistem tersebut membantu meningkatkan efisiensi proses kerja, sekaligus meminimalkan potensi kesalahan pada tahap pre-flight dan mendukung ketepatan waktu penerbangan.
Faik mengatakan penghargaan tersebut bukan menjadi tujuan akhir bagi Pelita Air. Yang paling penting adalah kepercayaan pelanggan. Menurut dia, perusahaan juga akan terus memperkuat kualitas operasional dan memanfaatkan teknologi dalam menjalankan layanan penerbangan.
"Kami ingin setiap pelanggan merasa yakin bahwa waktu mereka kami hargai dan perjalanan mereka kami jaga dengan sebaik-baiknya. Ke depan, kami akan terus memperkuat kualitas operasional, meningkatkan kapabilitas Perwira Pelita Air, dan memanfaatkan teknologi untuk menghadirkan pengalaman perjalanan yang semakin aman, nyaman, andal, dan tepat waktu," kata Faik.
Editor: Maria Christina