Pembelaan Helmy Yahya Dicopot dari Dirut TVRI

Felldy Utama, Monica Anastasia Cornelia ยท Jumat, 17 Januari 2020 - 17:36 WIB
Pembelaan Helmy Yahya Dicopot dari Dirut TVRI

Helmy Yahya memberikan keterangan pers terkait pencopotan jabatannya dari Dirut TVRI, Jakarta, Jumat (17/1/2020). (Foto: iNews.id).

JAKARTA, iNews.id - Dewan Pengawas TVRI mencopot Helmy Yahya dari posisinya sebagai Direktur Utama (Dirut) TVRI sejak Rabu (16/1/2020). Helmy diberhentikan karena dinilai tidak bisa menjelaskan tentang pembelian program berbiaya besar hak siar Liga Inggris.

Padahal, kata Helmy saat ini, banyak stasiun televisi yang berlomba-lomba ingin mendapatkan hak siar pertandingan dari salah satu liga sepakbola yang terbaik di dunia. Menurutnya, Liga Inggris memiliki daya magnet untuk menarik penonton.

"TVRI karena kepercayaan orang karena jangkauan kami lima kali lipat dari televisi lain akhirnya kami mendapatkan bekerja sama dengan Mola TV untuk menayangkan Liga Inggris," ujar Helmy dalam konferensi pers di Kawasan Senayan, Jakarta, Jumat (17/1/2020).

Dia menilai mendapatkan Hak Siar Liga Inggris merupakan prestasi luar biasa. Apalagi di tengah kondisi keuangan TVRI yang minim.

"Saya pun enggak percaya. Di mana-mana orang bertanya, Pak Dirut anggaran enggak ada, kok bisa dapat. Saya cuma jawab ini rezeki anak saleh," ucapnya.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Program dan Pemberitaan TVRI Apni Jaya Putra menjelaskan, mengenai Direksi TVRI sudah membuka komunikasi kepada Dewan Pengawas. Secara admimistratif, penayangan Liga Inggris sudah dilaporkan kepada Dewan Pengawas (17/7/2019).

Dia menepis jika direksi TVRI dinilai tidak memberikan penjelasan kepada Dewan Pengawas terkait pembelian program siaran Liga Inggris yang menjadi dasar pemberhentian Helmy tersebut.

BACA JUGA:

Helmy Yahya Diberhentikan dari Jabatan Dirut TVRI

Tindak Lanjuti Keluhan Masyarakat, Satpol PP Cempaka Putih Copot Ratusan Atribut PDIP

"Kepada Dewas (Dewan Pengawas) dilaporkan mengenai jenis kerja sama. Kemudian harga, pendapatan iklan dan sistem enkripsi. Dewas melalui surat 127/Dewas/2019 Tanggal 18 Februari memberikan surat arahan mengenai Liga Inggris 18 Juli," kata Apni.

Surat arahan Dewan Pengawas yang diberikan kepada direksi itu meminta kepada direksi melaksanakan tertib administrasi atas perubahan pola acara dan anggaran TVRI sehubungan dengan panyangan Liga Inggris di layar TVRI dan keseimbangan persentasi program siaran TVRI agar tetap tejaga.

Dewan Pengawas juga mengingatkan direksi agar tetap memperhitungkan fungsi TVRI sebagai lembaga penyiaran publik. Penayangan Liga Inggris diminta mampu menunjukan nasional value dan nasional prime serta membangkitkan motivasi bagi peningktan prestasi sepak bola nasional.

Kemudian dalam surat itu juga mengingatkan direksi untuk melaksanakan proses pengadaan atau sewa peralatan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku agar tercapai sukses acara dan suksus acara serta suskses pertanggungjawaban keuangannya.

"Penayangan Liga Inggris ini menjadi challenge bagi pengembangan usaha, Dewan Pengawas meminta memaksimalkan peluang untuk meningkatkan penerimaan negara bukan pajak TVRI," ucapnya.

 


Editor : Kurnia Illahi