Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : ASN Kedapatan Merokok saat Jam Kerja, Mentan Amran Jatuhkan Sanksi
Advertisement . Scroll to see content

Pemerintah bakal Bangun Pabrik Tepung Telur dan Daging untuk Setop Impor

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 04:00:00 WIB
Pemerintah bakal Bangun Pabrik Tepung Telur dan Daging untuk Setop Impor
Ilustrasi pabrik tepung telur dan daging akan dibangun di Indonesia. (Foto: Freepik)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah berencana membangun pabrik tepung telur dan tepung daging mulai 2027. Langkah itu untuk mengakhiri ketergantungan terhadap impor tepung telur. 

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menargetkan pembangunan fasilitas pengolahan tersebut rampung dalam waktu 1,5 hingga maksimal 2 tahun.

Amran mengatakan, rencana pembangunan pabrik telah dibahas bersama Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara Indonesia (BUMN) Dony Oskaria dan Menteri Perdagangan Budi Santoso. Pembahasan tersebut mencakup pembangunan ekosistem peternakan terintegrasi, termasuk pengolahan hasil ternak di dalam negeri.

“Insya Allah mudah-mudahan tahun depan kita sudah bisa mulai. Mudah-mudahan 1,5 tahun, maksimal 2 tahun. Tapi kalau bisa 1,5 tahun selesai. Ini adalah solusi permanen,” kata Amran dalam konferensi pers yang digelar Jumat (9/10/2026).

Pemerintah menargetkan pembangunan pabrik tersebut menjadi solusi jangka panjang untuk mengurangi impor tepung telur. Setelah fasilitas berdiri, pemerintah berencana menghentikan impor produk tersebut.

Selain menggantikan produk impor, pabrik tepung telur dan tepung daging akan dimanfaatkan untuk mengolah kelebihan produksi telur dan daging ayam di dalam negeri. Langkah ini diharapkan membantu menjaga keseimbangan pasokan sekaligus memberikan nilai tambah bagi hasil peternakan nasional.

Amran menjelaskan, pembangunan pabrik merupakan bagian dari pembenahan sektor peternakan secara menyeluruh, mulai dari hulu hingga hilir. Pemerintah ingin mengintegrasikan produksi peternakan dengan fasilitas pengolahan agar hasil ternak dapat terserap secara optimal.

Menurut dia, keberadaan pabrik pengolahan dapat membantu meningkatkan kesejahteraan peternak. Fasilitas tersebut juga diharapkan mengurangi risiko kerugian ketika harga telur dan daging ayam bergejolak pada periode tertentu.

Selain itu, pengolahan hasil ternak di dalam negeri diharapkan menekan pengeluaran devisa untuk impor tepung telur.

“Jadi ini keuntungannya adalah meningkatkan kesejahteraan peternak, menghilangkan kerugian yang sering terjadi pada bulan-bulan tertentu. Kemudian mengurangi mengurangi belanja devisa. Jadi ini luar biasa. Inilah keputusan permanen, holistik. Kita bangun ekosistem peternakan yang terintegrasi satu sama lain,” jelas Amran.

Editor: Puti Aini Yasmin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut