Pemerintah bakal Kucurkan Rp300 Triliun untuk KUR Pertanian di 2026
"Indonesia di tengah volatilitas global harus belajar pada saat krisis, saat Covid-19 di tahun 2022. Kita melihat bagaimana negara melakukan embargo ekspor pangan, sehingga itu pelajaran berharga bahwa kita harus mandiri secara pangan agar dalam situasi krisis ataupun situasi apapun kita bisa bertahan dan kita punya resiliensi terhadap pangan kita," katanya.
Dia menekankan, dengan jumlah penduduk mencapai sekitar 282 juta jiwa, pangan dan konsumsi masyarakat menjadi aspek yanh sangat penting dalam menopang stabilitas nasional. Airlangga mengibaratkan ketahanan pangan layaknya pasokan makanan bagi industri.
"Jadi kalau mangan aman, pabrik aman. Kalau mangan tidak aman, pabrik tidak aman. Nah itu secara nasional juga kita harus jaga. Yang paling penting segonya, nasinya mesti aman. Jadi kalau nasi aman, lauk-lauk yang lain juga aman. Jadi ini yang kita perlu jaga," tuturnya.
Editor: Aditya Pratama