Pemerintah Masih Butuh Relawan Berkompeten di Bidang Kesehatan Hadapi Corona

Felldy Utama ยท Senin, 30 Maret 2020 - 06:00 WIB
Pemerintah Masih Butuh Relawan Berkompeten di Bidang Kesehatan Hadapi Corona

Ketua Umum Masyarakat Penanggulangan Bencana Indonesia (MPBI), Dandi Prasetya. (Foto: Dok Humas BNPB)

JAKARTA, iNews.id - Masyarakat Penanggulangan Bencana Indonesia (MPBI) yang diberi kewenangan menghimpun relawan menghadapi virus corona mengatakan pemerintah masih membutuhkan tenaga berkompeten di bidang kesehatan. MPBI mencatat hingga kini ada 5.816 relawan yang sudah terdaftar.

"Banyak dari masyarakat Indonesia yang ingin terlibat. Tapi di sisi lain pihak rumah sakit dan lembaga kemanusiaan membutuhkan SDM yang kompeten terutama penanganan Covid-19 ini," kata Ketua Umum MPBI, Dandi Prasetya dalam jumpa pers di Gedung BNPB, Jakarta, Minggu (29/3/2020).

Menurut Dandi, saat ini diperlukan relawan yang memiliki kompetensi seragam terutama yang berkaitan dengan kesehatan. Selain itu masih dibutuhkan relawan yang berkompeten di bidang keselamatan saat kerja.

Dandi berterima kasih atas antusias masyarakat yang menyambut pembukaan pendaftaran relawan. Namun dia mengingatkan para relawan agar disiplin menaati protokol-protokol kesehatan agar penanganan terhadap pasien corona dapat berjalan efektif.

"Protokol-protokol untuk relawan kemanusiaan baik medis maupun nonmedis perlu diperhatikan sekali sehingga operasi kemanusiaan dijalankan dengan aman, profesional dan tepat sasaran," tutur dia.

Sebelumnya Dandi menjelaskan 5.816 relawan yang sudah mendaftar dibagi menjadi dua klaster. Yaitu klaster kesehatan dan nonmedis.

"Total relawan 5816. Sebanyak 1.808 terdaftar sebagai relawan medis dan tenaga kesehatan. Lalu 4.808 orang relawan nonmedis," kata Dandi dalam jumpa pers di Gedung BNPB, Jakarta, Minggu (29/3/2020).

Ia pun merincikan data-data tersebut. Dari 1.808 tenaga medis dan tenaga kesehatan ini paling banyak yang ikut serta adalah perawat. Yaitu perawat 776 orang, teknisi laboratorium 201 orang, kesehatan masyarakat 113 orang, dokter umum 93 orang, apoteker 56 orang, adminstrasi rumah sakit 32 orang, psikolog 12 orang, dan dokter spesialis empat orang.

Sementara dari 4.008 orang relawan non-medis terdiri atas ahli gizi sebanyak 115 orang, bidan 324 orang, dapur umum 274 orang, logistik atau pergudangan sebanyak 1.024 orang, radiografer 4 orang, supir atau tim ambulans 549 orang, teknisi mesin dan kelistrikan 68 orang, tenaga administrasi umum 983 orang, tenaga kebersihan umum 201 orang, tenaga kesehatan lingkungan 207 orang, tenaga sanitarian 133 orang, tenaga teknis kefarmasian 62 orang, dan tidak diketahui 585 orang.

"Atas nama tim desk relawan saya ingin mengucapkan banyak terima kasih, salam hormat, dan salut kepada relawan yang sudah mendaftar dan ingin membantu indonesia dalam penanggulangan bencana covid-19 ini. Anda tidak sendiri, karena kami semua selalu bersama anda dan semoga kita semua diberi kekuatan dan kesehatan oleh Allah SWT," kata dia.

Editor : Rizal Bomantama