Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Karhutla Belum Ditetapkan Bencana Nasional, Menko Polkam Dudung: Kita Mampu Tangani
Advertisement . Scroll to see content

Pemerintah Percepat Pemulihan Konflik Papua Pegunungan, Menko Polkam: Jangan Biarkan Rakyat Menunggu

Rabu, 09 September 2026 - 19:18:00 WIB
Pemerintah Percepat Pemulihan Konflik Papua Pegunungan, Menko Polkam: Jangan Biarkan Rakyat Menunggu
Menko Polkam Jenderal (Purn) Djamari Chaniago (kanan) dan Menko PMK Pratikno (dok. Kemenko Polkam)
Advertisement . Scroll to see content

Sementara itu, Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno menyebut pemulihan pascakonflik ini tidak hanya berorientasi pada pembangunan kembali infrastruktur. Pemulihan juga harus memastikan kehidupan masyarakat pulih serta mencegah konflik sosial kembali terjadi. 

“Ini memang PR berat kita ke depan, sehingga pendekatan kultural menjadi lebih penting,” kata Pratikno.

Untuk mempercepat proses penanganan, Pratikno meminta pemerintah daerah melakukan pendataan secara cepat dan akurat. Ketepatan data menjadi penting agar proses verifikasi, penganggaran dan pelaksanaan pembangunan tidak terhambat maupun tumpang tindih.

“Gubernur dan Bupati lakukan pendataan di lapangan secara cepat dan akurat. Kalau pendataan tidak akurat, verifikasi tidak cocok, itu akan butuh waktu lama. Tadi para kementerian/lembaga sudah siap anggarannya. Tapi pendataan ini sangat penting, jangan sampai ada duplikasi dan jangan ada yang tertinggal juga,” kata Pratikno.

Dia juga mengusulkan pembentukan rapat tim teknis untuk memperjelas pembagian pekerjaan, termasuk penanganan yang dapat dilakukan BNPB melalui Dana Siap Pakai (DSP). Setiap pekerjaan harus dilengkapi dengan target waktu yang jelas. “Ini bukan sekadar kesanggupan, tapi time frame, kapan dimulai, kapan selesainya,” ujarnya.

Editor: Reza Fajri

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut