Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Beda Jauh! Harga Benih Lobster di RI Cuma Rp8.500, di Vietnam Tembus Rp35.000 per Ekor
Advertisement . Scroll to see content

Menko Dudung Perintahkan Satgas Buru Dalang Penyelundupan Benih Lobster dan Telusuri Aliran Dana

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:39:00 WIB
Menko Dudung Perintahkan Satgas Buru Dalang Penyelundupan Benih Lobster dan Telusuri Aliran Dana
Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam), Dudung Abdurachman. (Foto: Tangguh Yudha)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah akan menelusuri jaringan dan aliran danapenyelundupan benih bening lobster (BBL), termasuk mengungkap pemodal serta pihak yang mengendalikan praktik ilegal tersebut. Langkah tersebut dilakukan untuk membongkar jaringan penyelundupan yang beroperasi secara terorganisasi, bukan sekadar menindak pelaku di lapangan.

Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Dudung Abdurachman mengatakan bahwa telah menginstruksikan satuan tugas (satgas) untuk mengusut jaringan penyelundupan BBL secara menyeluruh.

"Yang menjadi perhatian kita adalah penyelundupan BBL yang melibatkan jaringan terorganisasi. Karena itu saya telah menegaskan kepada seluruh unsur satgas untuk menerapkan pendekatan follow the network dan follow the man," ujar Dudung dalam acara Kick-Off Satgas Pemberantasan Pengeluaran Benih Bening Lobster (P2BBL), Senin (12/10/2026).

Dudung menegaskan, penindakan tidak boleh berhenti pada nelayan atau pihak yang terlibat langsung dalam aktivitas penyelundupan. Aparat harus menelusuri jaringan di balik praktik tersebut, termasuk pihak yang menyediakan dana dan mengendalikan operasionalnya.

"Artinya kita harus mengungkap jaringan dan aliran dana termasuk pemodal serta pihak yang mengendalikan penyelundupan. Penanganan tidak boleh berhenti pada pelaku di lapangan atau para petani-petani atau nelayan sementara jaringan utamanya tetap beroperasi," kata dia.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut