Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kemenkeu Siapkan Pembayaran Pensiun dan Bansos Langsung dari Kas Negara Mulai 2027
Advertisement . Scroll to see content

Pemerintah Siapkan Perpres Ambil Alih Saham Whoosh ke Kemenkeu

Jumat, 09 Oktober 2026 - 13:35:00 WIB
Pemerintah Siapkan Perpres Ambil Alih Saham Whoosh ke Kemenkeu
pemerintah siapkan perpres ambil alih saham Whoosh ke Kemenkeu. (Foto: Dok. KCIC)
Advertisement . Scroll to see content

Di dalam PSBI, PT Kereta Api Indonesia (Persero) menjadi pemimpin konsorsium bersama PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, PT Perkebunan Nusantara I, dan PT Jasa Marga (Persero) Tbk.

Berdasarkan data resmi pemerintah, proyek Whoosh mengalami pembengkakan biaya atau cost overrun sebesar 1,2 miliar dolar AS. Kondisi tersebut membuat total nilai investasi proyek meningkat dari semula 6,07 miliar dolar AS menjadi 7,27 miliar dolar AS.

Dari total pembengkakan biaya tersebut, sekitar 560 juta dolar AS ditutup menggunakan fasilitas pinjaman tambahan dari China Development Bank (CDB). Pinjaman ini memiliki suku bunga acuan sekitar 3,2 persen.

Akumulasi pinjaman membuat total liabilitas utang proyek kepada CDB mencapai lebih dari 5,1 miliar dolar AS. Beban tersebut selama ini turut menekan arus kas operasional PT KAI dan BUMN lain yang tergabung dalam konsorsium.

Dalam menyusun penyelesaian kewajiban finansial proyek, pemerintah menetapkan dua prinsip utama. Pertama, operasional Whoosh harus tetap berjalan untuk mendukung mobilitas masyarakat. Kedua, pengelolaan kewajiban keuangan harus terukur agar tidak mengganggu kondisi fiskal negara.

“Prinsip yang kita usung ada dua, yaitu layanan Whoosh harus tetap berjalan dengan baik sebagai bagian penting dari mobilitas masyarakat, serta menjaga kewajiban keuangan proyek agar dikelola terukur tanpa mengganggu kesehatan APBN maupun keberlangsungan layanan,” kata Evita.

Editor: Puti Aini Yasmin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut