Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : UNICEF Puji Upaya Indonesia Bangun Generasi Masa Depan Lewat Program MBG
Advertisement . Scroll to see content

Pemuda Perindo Ungkap Kendala Pembangunan di Papua, Wilayah Luas hingga Korupsi

Minggu, 19 Februari 2023 - 19:17:00 WIB
Pemuda Perindo Ungkap Kendala Pembangunan di Papua, Wilayah Luas hingga Korupsi
Wakil Bendahara 1 DPP Pemuda Perindo dan juga putra Papua, Petrodes Mega Keliduan (tangkapan layar)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Wakil Bendahara 1 DPP Pemuda Perindo dan juga putra Papua, Petrodes Mega Keliduan melihat pemerintah pusat sudah cukup memberikan perhatian terhadap pembangunan di bumi Cendrawasih. Hanya saja, masih ada sejumlah kendala yang membuat pembangunan di Papua menjadi terhambat.

Hal itu diungkapkan Mega, sapaan akrabnya, dalam Podcast Aksi Nyata Partai Perindo yang bertajuk 'Peran Pemuda dalam Percepatan Pembangunan di Papua', Minggu (19/2/2023).

Mega menjelaskan wilayah Papua sangat luas sehingga pemerintah sulit menjangkau ke pelosok-pelosok. Lalu, ada juga konflik antar-kelompok atau suku sehingga energi masyarakat Papua habis di perang tersebut.

Pemerintah daerah juga menjadi salah satu hambatan pembangunan sejauh ini. Ada pengontrolan kewenangan dan penggunaan anggaran yang tidak baik sehingga memunculkan peluang-pulang korupsi.

“Menghambat kerja mereka di kampung, menghambat pelayanan mereka di kesehatan. Sehingga memang dengan mungkin adanya pemekaran ini, ini semua bisa lebih baik, lebih rapi lagi, lebih terbuka begitu ya. Dan juga mungkin bisa terbagi-bagi yang lebih transparan gitu ya,” katanya.

Menurut Mega, yang terpenting adalah sinergi antara pusat dan provinsi. Namun, itu semua bergantung pada bagaimana kepala-kepala daerah merespons dan mendesain apa saja yang menjadi program prioritas.

“Perhatian pemerintah pusat kepada Papua ini sudah semenjak dari 2001, semenjak otonomi khusus (otsus) dan strategi pembangunannya itu, dengan apa adanya program percepatan pembangunan ya," ujar Mega.

Editor: Reza Fajri

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut