Penampakan Pesawat Hercules Australia saat Padamkan Karhutla di Samarinda Kaltim, Bawa 15.000 Liter Air
"Pesawat hanya membutuhkan waktu kurang lebih 20 menit untuk proses pengisian ulang air di setiap sortinya. Dalam sehari, pesawat ini dirancang dapat melaksanakan hingga enam kali sorti penjatuhan air," kata dia.
Operasi pemadaman udara ini turut didukung 20 personel spesialis penerbangan dari New South Wales Rural Fire Service (NSW RFS), termasuk pilot dan kru teknis. Selain Hercules C-130, satu pesawat Cessna Citation juga dikerahkan untuk membantu memandu operasi dari udara.
BNPB bersama tim Australia dan unsur terkait lainnya akan menjalankan operasi tersebut selama tujuh hari, mulai 6 hingga 12 November 2026. Dukungan ini diharapkan memperkuat penanganan karhutla, terutama di lokasi yang sulit dijangkau melalui jalur darat.
"BNPB terus berkoordinasi secara intensif dengan tim Australia dan seluruh unsur terkait. Operasi ini fokus memutus rantai api di titik-titik rawan, khususnya yang paling dekat dengan pemukiman masyarakat agar dampak asap dan ancaman kebakaran bisa segera diredam," tuturnya.
Editor: Aditya Pratama