Peneliti BRIN: Pemimpin Negara Harus Siap Mundur jika Melanggar Etika, Sesuai Sila Kedua Pancasila
“Indonesia sedang mengalami bencana korupsi yang luar biasa. Demokrasi tidak boleh direduksi atau disimpangkan maknanya semata-mata hanya merebut kekuasaan saja. Kedaulatan harus tetap di tangan rakyat, bukan di tangan penguasa atau elit atau lembaga politik ini,” katanya.
Siti juga mengatakan jika aktor-aktor politik dan aktor-aktor informal harus berperan aktif dalam pembangunan nilai-nilai budaya atau dalam proses demokrasi.
“Oleh karena itu diperlukan sinergi kooperasi dan komunikasi yang lebih baik antara lembaga penegak hukum dan lembaga terkait lainnya untuk mewujudkan penegakan etika atau keadaban publik atau keadaban politik,” ujar Siti.
Menurut dia, kerja sama antar aktor dan elit untuk menggerakkan mesin demokrasi dan nilai-nilai budaya agar pemilu maupun pilkada berkualitas dan berdampak positif terhadap pemerintahan.
“Jadi pemilu ini tidak terjadi di ruang kosong tapi akan berkorelasi positif maupun negatif terhadap tentu kualitas pemerintahan kita,” katanya.
Editor: Faieq Hidayat