Pengacara Afif Maulana Remaja Tewas Diduga Disiksa Polisi Lapor Komnas HAM Besok
JAKARTA, iNews.id - Komnas HAM dijadwalkan menerima laporan dari lembaga bantuan hukum (LBH) yang menangani kasus kematian remaja di Kota Padang, Afif Maulana (13) pada Selasa (25/6/2024). Afif ditemukan tewas di bawah Jembatan Kuranji diduga karena disiksa polisi.
"Terkait kasus Padang, dijadwalkan Komnas HAM akan menerima pengaduan langsung dari LBH yang mendampingi kasus tersebut itu besok siang. Jadi saya juga dijadwalkan menerima pengaduan tersebut," ujar Komisioner Komnas HAM, Putu Elvina kepada wartawan di Jakarta, Senin (24/6/2024).
Dia mengatakan, pihaknya akan menyelidiki kasus kematian Afif usai menerima laporan itu. Hanya saja, penyelidikan tersebut membutuhkan waktu.
"Nanti dari hasil penyelidikan Komnas HAM baru kemudian akan keluar hasilnya, pasti butuh waktu terkait permintaan keterangan baik dari korban maupun dari terduga pelaku nanti misalnya," ujar dia.
5 Fakta Kematian Afif Maulana Siswa SMP di Padang, Diduga Disiksa hingga 30 Anggota Polda Sumbar Diperiksa
Sebelumnya, jasad Afif ditemukan mengambang di bawah Jembatan Kuranji pada Minggu (9/6/2024) dini hari. Saat itu, ada patroli dari Polda Sumbar untuk membubarkan aksi tawuran yang marak di Kota Padang.
Direktur LBH Padang Indira Suryani mengatakan, dari hasil investigasi awal kejadian itu ada beberapa anak dituduh tawuran, termasuk korban.
Kronologi Remaja 13 Tahun Tewas di Sungai Kuranji Padang, Seret 30 Polisi Diperiksa Propam
“Mereka mendapat banyak tindakan penyiksaan yang diduga dilakukan anggota Sabhara Polda Sumbar saat patroli malam tanggal 9 Juni 2024 pukul 03.30 WIB,” ujar Indira (21/6/2024).
Korban AM dan A awalnya sedang mengendarai motor dihampiri diduga anggota Sabhara Polda Sumbar yang sedang berpatroli menggunakan motor dinas berjenis KLX.
30 Polisi Diperiksa Propam Buntut Temuan Jasad Remaja 13 Tahun Mengambang di Sungai Kuranji
“Secara langsung oknum anggota Polda Sumbar tersebut menendang kendaraan yang ditunggangi korban AM dan A hingga jatuh terpelanting ke bagian kiri jalan. Jarak korban AM dan A sekitar dua meter,” katanya.
Tak lama kemudian korban A ditangkap dan diamankan anggota Polda Sumbar lalu dibawa ke Polsek Kuranji.
Investigasi LBH Padang, Bocah 13 Tahun Tewas di Sungai Diduga Sempat Disiksa Polisi
“Saat ditangkap, korban A melihat AM sempat berdiri dan dikelilingi polisi yang memegang rotan. Hingga saat itu korban A tidak pernah lagi melihat korban AM,” ucapnya.
Sementara itu Kapolda Sumatera Barat, Irjen Suharyono siap bertanggung jawab jika ada anggotanya yang terlibat dalam kasus tewasnya Afif Maulana (13) siswa SMP di Kota Padang.
Pernyataan itu diungkapkan Kapolda saat konferensi pers menyikapi tudingan masyarakat terkait kematian Afif yang viral di media sosial.
“Saya Kapolda Sumatera Barat bertanggung jawab penuh atas kejadian itu tetapi saya juga akan secara profesional sesuai SOP yang berlaku. Kami juga mengapresiasi anggota, kalau tidak ini mungkin memakan korban lebih dari sekian orang,” katanya, Minggu (23/6/2024).
Editor: Rizky Agustian