Pengumuman! Ziarah Makam Gus Dur Dibuka 24 Jam selama Muktamar NU 27-31 Agustus
"Kami membuka akses makam Pesantren Tebuireng secara penuh, karena kami hendak menghormati para muktamirin yang hendak berziarah ke Tebuireng. Selama muktamar nanti ziarah akan dibuka 24 jam. Tidak ada waktu yang dilarang untuk berziarah," ujar Kiai Roziqi, dikutip dari laman MUI, Senin (24/8/2026).
Keputusan tersebut juga diambil dengan mempertimbangkan potensi lonjakan jumlah peziarah selama berlangsungnya Muktamar NU. Pengelola Pesantren Tebuireng memperkirakan peserta dan tamu muktamar dari berbagai daerah akan memanfaatkan momentum tersebut untuk berziarah.
Pengalaman pada sejumlah kegiatan besar NU sebelumnya juga menjadi pertimbangan. Salah satunya saat Peringatan 1 Abad NU di Sidoarjo yang turut meningkatkan arus peziarah ke kawasan Tebuireng.
Untuk mengantisipasi kepadatan sekaligus menjaga ketertiban, pengelola pesantren telah menyiapkan rekayasa alur keluar-masuk peziarah.
Para peziarah nantinya akan diarahkan memasuki kawasan makam melalui pintu belakang pesantren. Skema tersebut disiapkan agar arus peziarah tetap teratur meski jumlah pengunjung diperkirakan meningkat selama pelaksanaan muktamar.
Selain rekayasa jalur, Pesantren Tebuireng juga menyiagakan tim keamanan secara bergantian selama 24 jam.
Pengamanan tersebut dilakukan untuk menjaga keamanan dan kondusivitas lingkungan pesantren, sekaligus memastikan aktivitas belajar dan mengaji para santri tetap berlangsung.
Editor: Rizky Agustian