Penyebab Jatuhnya Kabinet Sukiman, Sejarah dan Program Kerjanya
JAKARTA, iNews.id - Penyebab jatuhnya kabinet Sukiman dipelajari dalam mata pelajaran sejarah. Namun, sebenarnya apa alasannya? Ini informasinya.
Kabinet Sukiman hanya berjalan kurang lebih satu tahun. Adapun, kabinet ini berlangsung dari 27 April 1951 hingga 23 Februari 1952.
Salah satu faktor penyebab jatuhnya kabinet Sukiman adalah ditandatanganinya persetujuan bantuan ekonomi, teknik dan persenjataan dari Amerika Serikat atas dasar Mutual Security Act (MSA).
Melansir 'Sejarah' terbitan Yudhistira, persetujuan ini pun ditafsirkan bahwa Indonesia telah memasuki blok Barat yang bertentangan dengan politik luar negeri bebas dan aktif.
Inilah Para Tokoh yang Terlibat Pertempuran Medan Area 13 Oktober 1945 - April 1946
Kabinet Sukiman merupakan koalisi partai besar saat itu, yakni PNI dan Masyumi. Oleh karenanya, kabinet ini dipimpin oleh Dr Sukiman Wirjosandjojo (Masyumi) dan Suwiryo (PNI).
Namun, pada 23 Februari 1952 kabinet ini demisioner atau harus mengembalikkan mandat kepada presiden meskipun masih melaksanakan tugas sehari-hari sampai menunggu dilantiknya kabinet baru.
1. Menjalankan tindakan tegas sebagai negara hukum guna menjamin keamanan dan ketentraman
2. Mengusahakan kemakmuran rakyat secepat-cepatnya
3. Mempercepat persiapan pemilihan umum
4. Menjalankan politik luar negeri bebas aktif dan secepat-cepatnya memasukkan Irian barat ke dalam wilayah RI
Editor: Puti Aini Yasmin