Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Sejarah! Bad Bunny Ubah Panggung Super Bowl 2026 Jadi Altar Pernikahan
Advertisement . Scroll to see content

Perjanjian Linggarjati : Latar Belakang Sejarah, Isi dan Tokohnya

Rabu, 05 Oktober 2022 - 16:58:00 WIB
Perjanjian Linggarjati : Latar Belakang Sejarah, Isi dan Tokohnya
Penandatanganan Perjanjian Linggarjati di Istana Negara (Pinterest)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Perjanjian Linggarjati merupakan salah satu perjuangan bangsa Indonesia mempertahankan kemerdekaan. Tidak dengan berperang, perjuangan ini dilakukan melalui jalur diplomasi.

Jalur diplomasi merupakan suatu bentuk upaya penyelesaian atas pertikaian antara Indonesia dan beberapa negara yang masih ingin menjajah Indonesia setelah merdeka. Jalur diplomasi ditandai dengan terbentuknya beberapa perjanjian.

Perjanjian Linggarjati merupakan perjanjian antara Indonesia dengan Belanda. Perjanjian linggarjati diawali dengan diadakannya perundingan antara Indonesia dan Belanda pada tanggal 10-15 November 1946 di Linggarjati, Cirebon.

Latar Belakang Perjanjian Linggarjati

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, perjanjian Linggarjati adalah sebuah perjanjian antara Indonesia dan Belanda. Perjanjian ini digelar di Linggarjati, Cirebon, Jawa Barat.

Sebelum terjadinya perjanjian ini, pihak Indonesia dan Belanda telah lebih dulu melakukan rangkaian perundungan di Jakarta maupun di Belanda. Namun, kedua belah pihak belum menemukan titik terang mengenai status Indonesia sebagai negara yang merdeka.

Hingga pada akhirnya, tanggal 11-13 November 1946 digelar pertemuan di Linggarjati, Jawa Barat. Hasil dari pertemuan ini diteken pada tanggal 15 November 1946 lalu diratifikasi secara resmi pada 25 Maret 1947 di Istana Merdeka, Jakarta.

Bangsa Indonesia mendeklarasikan kemerdekaan pada tanggal 17 Agustus 1945 setelah dijajah oleh negara-negara Eropa, terutama Belanda, kemudian disusul oleh Jepang. Meskipun telah mendeklarasikan kemerdekaan, Indonesia tetap menjadi incaran Belanda yang ingin kembali berkuasa di Indonesia.

Setelah Indonesia merdeka, pasukan Belanda yang tergabung dalam NICA (Netherlands East Indies Civil Administration) kembali ke Indonesia dengan menunggangi pasukan sekutu yang telah memenangkan perang dalam melawan Jepang.

Maka terjadilah serangkaian perundingan yang dilakukan untuk membahas status kemerdekaan Indonesia. Jadi, tujuan dari diadakannya Perjanjian Linggarjati adalah mempertahankan status merdeka Indonesia.

Apa Isi perjanjian Linggarjati?

Adapun isi perjanjian Linggarjati, di antaranya sebagai berikut :

  • 1.Belanda mengakui wilayah Indonesia secara de facto (pada kenyataannya atau secara fakta) yang meliputi Jawa, Sumatra, dan Madura.
  • 2.Belanda harus meninggalkan Indonesia sebelum tanggal 1 Januari 1949.
  • 3.Indonesia dan Belanda sepakat membentuk uni Indonesia-Belanda yang dipimpin oleh Ratu Belanda.

Sayang, Perjanjian Linggarjati otomatis berakhir setelah terjadi peristiwa Belanda mengingkari perjanjian ini dengan menggencarkan agresi militer Belanda I pada 21 Juli 1947.

Tokoh Perjanjian Linggarjati

Adapun beberapa tokoh dari Indonesia, Inggris dan Belanda yang terlibat dalam perjanjian Linggarjati, di antaranya sebagai berikut :

  • Inggris yang bertindak sebagai penengah diwakilkan oleh Lord Killearn

Dalam Perjanjian Linggarjati Indonesia diwakili oleh:

  • >Sutan Syahrir sebagai ketua
  • >Mohammad Roem sebagai anggota
  • >Mr. Susanto Tirtoprojo sebagai anggota
  • >Dr. A. K. Gani sebagai anggota

c. Belanda yang diwakilkan oleh :

  1. >Prof. Schermerhorn sebagai ketua
  2. >De Boer sebagai anggota
  3. >Van Pool sebagai anggota

Dari penjelasan di atas, semoga kita dapat lebih mengetahui isi perjanjian Linggarjati, latar belakang hingga, tokoh yang terlibat di dalamnya ya!

Editor: Puti Aini Yasmin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut